“Tabung Gas” Terbakar Kerugian Capai Rp 500 juta

TAKENGON : Malang tak dapat ditolak. Begitulah kejadian yang menimpa keluarga Candra dan Isnaini. Pagi sekira pukul 02.35 wib, rumah juga tempat usaha mengalami musibah.

Atas kejadian tersebut Candra mengalami kerugian hamlir melebihi Rp. 500 juta. Kedua pasangan malang ini bertempat tinggal di Desa Mongal, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Berjualan tabung gas elpiji sudah ditekuninya selama 2 tahun terakhir.

Tabung gas elpiji yang mereka taruh di ruangan berukuran (ruangan ruko-red) sebanyak seratus tabung hangus dilalap dibagi merah. “Tabung gas tidak ada yang tersisa, semua dilalap oleh si jago merah,” sebut Candra dengan nada lirih.

Saat kebakaran Candra terlelap kelelahan malam itu, terkejut dan bangun berusaha menyelamatkan barang dan lainya, namun kerena api yang terus membumbung tinggi dalam ruangan, sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang.

Atas kejadian Itu, dua unit sepeda motor jenis bebek serta ratusan tabung gas elpiji terbakar. Candra bersama istri hanya berhasil menyelematkan diri dengan cara keluar dari pintu belakang.

Masyarakat sekitar mengetahui adanya kebakaran dirumah Candra langsung menghubungi pemadam kebakaran yang berada sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Tiga armada pemadam kebakaran berhasil memadamkan api.

Isnaini, istri Candra terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami shok akibat kebakaran yang melanda tempat tinggal sekaligus tempat usaha keluarga tersebut. “Istri saya dirumah sakit, mengalami shok akibat kejadian semalam (kebakaran-red),” sebut Candra setelah membersihkan ruko tempat tinggalnya.

Sementara itu, lokasi terbakar sudah dipasang polis line oleh aparat kepolisian. Dan sejauh ini masih dalam penyelidikan, jelas Candra, (13/12). (Putra Gayo)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!