Sumringah Pak Onot Mengaya Terima Roda Tiga dari Khairul Ahadian

Pak Onot Warga Mengaya, Bintang, Aceh Tengah, sangat bahagia setelah menerima roda tiga bantuan dari Khairul Ahadian (Photo/Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon: Namanya adalah Saharuddin, warga Kampung Mengaya, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah salah seorang penerima manfaat roda tiga dari salah satu anggota DPRK Khairul Ahadian.

Pria kelahiran Mengaya, 11 Maret 1975 itu merupakan salah satu disabilitas di Kampung itu, mata nya berkaca-kaca setelah menerima satu unit sepeda motor roda tiga yang telah di modifikasi supaya pak Onot bisa berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

Read More

“Saya akan manfaatkan bantuan ini untuk berdagang, seperti, membeli ikan atau membeli cabe rawit, saya sangat bersyukur, ini yang saya idam-idamkan dari dulu, saya janji tidak akan menjual bantuan ini, mudah-mudahan kehidupan ekonomi keluarga saya dapat terbantu,” tandas Pak Onot didampingi istrinya Masni yang tak sanggup membendung haru atas bantuan itu, Selasa 28/09/2021.

Ia memiliki salah seorang anak perempuan, namun saat ini telah berumah tangga, beban hidup pak onot belum terurai, untuk kebutuhan sehari-hari, pak onot tak hanya mengandalkan istrinya untuk mencari nafkah.

Ia sangat ingin sekali membatu istrinya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Untuk itu, berulang kali ia menghubungi Anggota DPRK Aceh Tengah Khairul Ahadian yang berasal dari Dapil itu untuk membantu kebutuhanya.

Bantuan roda tiga itu merupakan sebuah janji yang dilontarkan oleh politisi Partai Berkarya itu pada saat menjaring massa (pilihan-red) waktu kampanye beberapa tahun silam. Janji itu sempat terucap jika pria yang kerap disapa Erol itu duduk di Legislatif.

Pak Onot saat menerima roda tiga beserta surat-surat kepemilikan dari Khairul Ahadian (Photo/Kabargayo)

“Waktu itu, saya tidak sanggup mendengar permintaan pak Onot, dia meminta roda tiga supaya dapat berusaha, terlebih lagi dengan kondisinya seperti itu, saya sangat tergugah dengan permintaan pak Onot, saya pun mengiyakan permohonanya itu,” terang Khairul Ahadian.

Berulang kali pak Onot menghubungi Erol untuk merealisasikan janjinya itu. ia khawatir, Erol ingkar semenjak dilantik pada Senin 26 Agustus 2019 silam menjadi wakil rakyat.

“Kita semua paham, kondisi setelah dilantik menjadi anggota DPRK dunia dirundung Covid-19, sehingga janji itu sempat tertunda. Pokok Pikiran tidak terealisasi, sempat diajukan, namun batal,” katanya.

“Saat ini baru terealisasi dan sudah kami serahkan supaya tidak menjadi hutang dan menjadi dosa atas janji itu,” timpalnya sembari menyebut, “Pemilih menikmati hasil pilihanya,” disaksikan Reje Kampung Mengaya Raduan dan puluhan masyarakat.

Ia berharap, pak Onot dapat memanfaatkan bantuan itu dengan baik untuk berdagang, sehingga kebutuhan sehari-hari tercukupi. Begitupun ia meminta untuk tidak menjual bantuan tersebut.

Tak sendiri, Khariul Ahadian didampingi salah seorang anggota DPRK Joharsyah dari Partai Nasdem. Keduanya sempat berdiskusi dengan masyarakat setempat menjarung aspirasi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Mengaya. dalam pertemuan itu mecuat, Erol akan membangun dua rumah tidak layak huni di kampung tersebut.

Photo bersama dengan masyarat dan apartaur desa Mengaya (Photo/Kabargayo)

Namun, saat ini, Erol Ahadian telah mewacanakan akan menyalurkan sepatu boat, parang dan cangkul bagi petani di Kampung Mengaya. Tujuanya untuk melengkapi kebutuhan dalam berusaha terutama dibidang pertanian.

“”Ini bahagian dari janji waktu itu, dalam watu dekat akan kami penuhi, apa yang telah terucap supaya tidak menjadi fitnah, terutama di Kampung Mengaya, umumya di Kecamatan Bintang, perlahan kita upakan akan tersalurkan,” tutup Politisi Partai Berkarya itu. (KG31)

Related posts