Sumatera Prestige Cup 2019 Berlangsung di Takengon

TAKENGON: Sumatera Prestige Cup 2019 berlangsung di Takengon berlangsung di Takengon Aceh Tengah dengan ditandai oleh Welcome Dinner sekaligus pembukaan event bergengsi untuk mencari biji kopi “terbaik” di Nusantara tersebut, Minggu (17/3/2019).

Ajang ini sendiri berlangsung dari 17 hingga 21 Maret 2019 di Takengon. Disebut Sumatera Prestige Cup 2019, merupakan kompetisi pertama di Asia yang mematuhi semua aturan lomba, cupping, dan standart protokol yang sudah dirintis progran Cup of Excellence –ajang pencarain biji kopi terbaik dari yang terbaik di dunia– sejak 1999. Pemilihan kualitas kopi, gudang, audit pelaksanaan dan keuangan, hingga pengeksporan biji kopi pemenang dijamin telah memenuhi standar COE.

Sumatera Prestige Cup 2019 merupakan sebuah langkah untuk mempersiapkan kopi lokal untuk menyongsong ajang resmi Cup of Excellence Indonesia 2019, November mendatang.Para juri terdiri10 juri nasional dan internasional dari ACE (Alliance for Coffee Excellence, Inc) yang berasal dari yang berasal dari 11 negara.

Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengucapkan rasa terima kasihnya dan kepercayaan yang diberikan kepada Aceh Tengah yang telah dipilih sebagai salah tuan rumah kegiatan tersebut.

Ia berharap dengan adanya ajang tersebut dan kedatangan kedatangan tim juri internasional, dapat semakin meningkatkan marwah kopi dari dataran tinggi Tanoh Gayo, terutama pada pasaran dunia Sebagai daerah penghasil kopi Arabika Gayo.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kata Shabelaterus berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas kopi Arabika Gayo yang telah diakui oleh dunia. Pihaknya saat ini juga tengah berusaha untuk menambah luas perkebunan kopi Arabika Gayo.

“Tantangan ke depan adalah perubahan iklim dan hama penyakit”ujar Shabela. Kondisi ini menurutnya perlu perhatian dari semua termasuk perhatian dari pemerintah pusat dan juga komunitas pemerhati kopi.

Siremoni Welcome Dinner pada pembukaan Sumatera Prestige Cup 2019 berlansung di Gedung Ummi Pendopo Bupati Aceh Tengah. Para pelaku kopi serta pejabat terkait di kabupaten berhawa dingin terlihat turut hadir meramaikan. (Wien Pengembara)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!