Staf Rumah Sakit Muyang Kute Mogok, Keluarga Pasien Kecewa

Keluarga pasien membawa keluarganya pulang karena staf pegawai Rumah Sakit Muyang Kute mogok, Jumat 3/3/2016

REDELONG: Akibat mogoknya Dokter Spesialis dan perawat di Rumah Sakit Umum Daerah  Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah, berdampak terhadap lumpuhnya pelayanan dirumah sakit tersebut, Jumat, 3/3/2017.

Hingga berita ini ditulis keseluruhan ruangan masih tampak kosong bahkan ada beberapa ruangan yang sudah digembok dari luar. Hal ini tentunya membuat kecewa pasien yang sedang berobat kecewa.

Salah satu keluarga pasien yang sedang berobat,  Syamsuddin, Jumat (3/3/2017) Kepada Kabargayo mengatakan, sangat kecewa atas terjadinya mogoknya pegawai dan staf Rumah Sakit Muyang Kute.

“Ini sangat mengecewakan, saya selaku warga Bener Meriah merasa malu karena kejadian ini. Bayangkan saja jika ada pasien yang dirawat secara intensif dan mendapatkan pertolongan dengan segera, kemana mereka harus berobat,” kata Syamsuddin.

“Akibat adanya mogok, adik saya sedang dirawat karena sakit lambung, terpaksa dibawa pulang ke rumah karena tidak ada yang merawat, kami sangat kecewa atas pelayanan rumah sakit” ujarnya.

Mogoknya para staf dan pegawai  termasuk dokter dan tenaga medis lainnya dipicu karena mereka sudah sekian lama tidak menerima gaji yang biasa ia dapatkan.

“Dalam beberapa bulan terakhir,kami tidak kunjung mendapatkan gaji, bahkan BPJS pun tidak ada, belum lagi gaji untuk Tugas jaga malam pun tidak ada. Bukan tidak ikhlas dalam melayani masyarakat, tapi sebagai pelayan masyarakat kami juga harusnya mendapatkan hak kami.”ujar salah seorang staf rumah sakit Muyang Kute yang tidak ingin disebutkan namanya.Dia menambahkan, bahwa berbagai cara telah ditempuh guna mengatasi masalah ini namun masih belum ada kejelasan.

” Kemarin kami sudah melakukan rapat internal, namun tetap saja nihil tidak ada solusi kongkrit untuk masalah ini, kami mohon maaf pada seluruh masyarakat Bener Meriah yang tidak nyaman dengan keadaan ini, hal ini adalah jalan terakhir kami untuk mendapatkan hak kami. Tutupnya.

Hingga berita ini ditulis, wartawan belum mendapatkan keterangan dari pihak Direktur Rumah Sakit Muyang Kute. Namun Plt Bupati Bener Meriah bersama Sekda Bener Meriah dan SKPD terkait, dan Usman Yacob anggota DPRK Bener Meriah, termasuk Kapolres Bener Meriah turun memantau ke Rumah Sakit Muyang Kute dan kemudian menggelar rapat di kantor Bupati Bener Meriah. (Arsadi Laksamana)

Komentar Anda
SHARE