Sopir Truk Pengangkut Pasir dan Pemilik Galian C Demo ke DPRK Bener Meriah

REDELONG: Resah banyak galian C ditutup, ratusan pemilik Galian C dan supir truk pengangkut pasir di Bener Meriah dan Aceh Tengah gelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRK Bener Meriah, Selasa (24/4/2018).

Ratusan supir dan pemilik Galian C tersebut menggelar aksi di depan kantor DPRK Bener Meriah, mereka melakukan orasi berisi keluh kesah mereka selama beberapa pekan ini.

“Saat ini semua kebutuhan material untuk pembangunan rumah, masjid dan sejumlah proyek terhambat, karena materialnya susah” teriak salah seorang peserta demo.

“Selama Galian C adalah sumber mata pencaharian kami untuk mencari rezeki, bayar kredit mobil dan biaya sekolah anak kami, kami meminta anggota Dewan agar memperjuangkan nasib kami”teriak para pedemo lainnya.

Para supir truk pengakut pasir dan pemilik galian C berharap berharap, pihak berwenang dapat bersikap bijak atas ditutupnya Galian C itu.

Beberapa pekan terakhir sejumlah Galian C di Bener Meriah dan Aceh Tengah ditutup, karena dianggap oleh pihak berwenang tidak mempunyai izin yang belum dikeluarkan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas terkait.

Dampaknya, selain bahan material seperti Pasir dan Bebatuan menjadi mahal, harganya juga melonjak naik. Padahal kebutuhan bahan material pasir dan bebatuan semakin tinggi.

Aksi unjuk rasa ini, sempat memanas ketika beberapa sopir truk berusaha untuk menerobos blokade Petugas Satpol PP ketika mereka hendak menyusul beberapa rekan mereka yang berada di dalam gedung bersama anggota DPRK Bener Meriah membahas permasalahan ini, namun kondisi kembali mendingin setelah para petugas memberikan penjelasan.( Wein Pengembara)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!