Soal Gajah di Pintu Rime Gayo Masyarakat Harapkan Solusi

  • Whatsapp
Salah satu rumah warga di kecamatan pintu Rime Gayo yang rusak akibat amukan gajah liar, pada Oktober 2019 lalu |foto:Fb humas BM

REDELONG: Konflik Gajah dengan masyarakat di sejumlah daerah yang berada di Kecamatan Pintu Rime Gayo terus terjadi. Berulangkali sejumlah pemukiman warga di rusak oleh hewan bertubuh besar ini. Terkini dua unit rumah warga dua kampung Negeri Antara, rusak parah diamuk gajah, Rabu (25/12/2019).

Masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo yang kerap didatangi oleh kawanan gajah, berharap Pemerintah memberikan solusi secepatnya. Mereka ketakutan selalu dihantui kawanan gajah-gajah mengamuk di pemukiman mereka. Aktivitas ekonomi mereka juga ternganggu karena tak berani ke kebun-kebun mereka.

Read More

“Bukan mau menghasut atau apalah namanya, tapi kami sebagai masyarakat sangat berharap pemerintah, baik kabupaten maupun provinsi untuk benar-benar serius menangani persoalan ini. Kasihan masyarakat jika tidak cepat dicarikan solusi”ungkap salah seorang Pintu Rime Gayo yang enggan namanya disebutkan.

Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi sebelumnya mengatakan Pemerintah Daerah telah Selama ini, Pemerintah daerah kabupaten Bener Meriah telah menghabiskan miliaran rupiah untuk menangani hewan yang dilindungi ini.

Ia juga telah meminta pihak BKSDA Aceh untuk turun ke Pintu Rime Gayo menangani persoalan ini, bukan hanya petugas CRU. Sarkawi juga mengungkapkan soal penanganan Gajah ini ini masalah antara Kabupaten, kehutanan. Konservasi dan sumber daya alam yang bukan ranah Kabupaten, namun itu ranahnya BKSDA.

“Jika dibiarkan dan tidak ditangani, maka masyarakat di Pintu Rime Gayo yang wilayahnya silih berganti diserang amukan gajah akan terus dirugikan. Kita khawatir aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lumpuh dan harus terus mengungsi, artinya harus ada keseriusan pemerintah dalam hal ini”pungkas warga.(Wien Pengembara)

Related posts