Sidang Kasus Dugaan Pengelapan uang Guru TPA, Kejari Nislianuddin, “Tinggal Menunggu Jadwal”

  • Whatsapp
Kejari Takengon, Nislianuddin. (Foto-Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Kejaksaan Takengon mengirimkan berkas dugaan korupsi yang dilakukan Bendahara Dinas Syariat Islam (Non Aktif) ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh beberapa hari lalu. Menurut Kejari Nislianuddin berkas dikirim setelah dipastikan cukup dan lengkap atas dugaan yang dilakukan tersangka AR.

Kejari Takengon, Nislianuddin didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Zainul, mengatakan untuk saat ini berkas sudah diantar ke Banda Aceh dan menunggu jadwal persidangan. Untuk tersangka AR masih berada ditahanan pihak Kejaksaan.

“Tersangka tidak dibawa ke Banda Aceh untuk mengikuti persidangan, tapi menungu persidangan yang dilakukan secara persidangan virtual. Karena pandemi harus begitu dilakukan persidangan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona,” ungkap Nislianuddin, (17/10).

Disampaikan Nislianuddin, biasanya tidak lama sudah ada jadwal persidangan, untuk saksi-saksi juga menunggu dipangil. “Kita tunggu saja pasti tak lama sudah ada jadwal,” kata Nislianuddin.

AR ditahan terjerat kasus dugaan penggelapan anggaran guru TPA/TQA dengan total anggaran Rp.398 juta, seharusnya disalurkan untuk pembayaran insentif triwulan kedua bagi 1.259 ustad dan ustazah yang tersebar di 295 kampung di Kabupaten Aceh Tengah. Anggaran Rp398 juta itu akan diterima oleh guru TPA selama enam bulan (triwulan kedua) tahun 2019, dengan perbulanya akan diterima sebesar Rp.50 ribu. Sehingga total yang diterima perorang adalah Rp.300 ribu. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts