Sholat Idul Adha, Aturan Khatib Tidak dibawa dari Luar Hingga Tiadakan Kotak Amal Berjalan

  • Whatsapp
Kepala Kantor Kementrian Agama Aceh Tengah Amrun Saleh didampingi dr Yunasri (foto/Kabargayo)

KABARGAYO.COM, Takengon: Pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriah tahun 2020 tetap diperbolehkan dilakukan di lapangan atau masjid atau ruangan dengan memperhatikan protokol keamanan bebas Covid-19.

Dalam pelalsanaanya, ada beberapa aturan yang harus dipenuhi, dari ditiadakanya kotak amal berjalan hingga tidak membawa khatib dari luar demi terhindarnya dari pandemi Covid-19.

Read More

Kepala Kantor Kementrian Agama Aceh Tengah Amrun Saleh mengaku, aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Mentri Agama RI Nomor 18 Tahun 2020.

Dalam isi surat itu kata Amrun, setiap Masjid menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan, melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan.

“Setiap Masjid harus membatasi jumlah pintu/jalur keluar-masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;

  1. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand sanitizer di jalur keluar-masuk yang ada, menyediakan alat pengecekan suhu di setiap pintu keluar-masuk,” katanya, saat konfrensi Pers, Selasa (28/07/2020) di Gedung Oproom Setdakab setempat.

Tambahnya lagi, jika ada jemaah memiliki suhu 37,5 derajat celsius atau lebih tinggi, dan dilakukan 2 kali pemeriksaan dengan jeda 5 menit hasilnya masih sama, maka jemaah tersebut dilarang memasuki area pelaksanaan;

Menerapkan pembatasan jarak, minimal 1 meter, dengan memberi tanda khusus. “Kalau disini masih zona hijau, kami yakin semua kita sudah bersiap dengan membawa masker sendiri,” katanya.

Mempersingkat pelaksanaan shalat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi syarat dan rukunnya,tidak mewadahi sumbangan jemaah dengan mengedarkan kotak, karena akan terjadi perpindahan tangan dan rawan penularan virus.

Penyelenggara menyampaikan imbauan pada masyarakat tentang protokol kesehatan yang berlaku untuk mengikuti kegiatan shalat Idul Adha, Jemaah harus dalam kondisi sehat, membawa sajadah atau alas shalat masing-masing.

“Jamaah Memakai masker sejak keluar rumah hingga selama berada di lokasi sholat, menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan,” terang Amrun.

“Anak-anak, orang tua, atau orang yang memiliki kondisi rentan diimbau untuk tidak mengikuti shalat Idul Adha di tempat umum,” tutup Amrun Saleh didampingi dr Yunasri.

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts