Shabela Programkan Pembagian Masker Merata ke Masyarakat

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon: Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sebut Pemkab Aceh Tengah programkan pembagian masker kepada masyarakat di Kabupaten itu, dalam pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).


Wacana tersebut disampaikan oleh Shabela Abubakar dalam arahannya ketika memimpin Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama jajaran Forkopimda dan Seluruh Kepala Dinas/ Badan dalam Pemerintahan Kabupaten Aceh Tengah, di Gedung Opr. Room kabupaten setempat, Rabu (08/04).

Read More


Ia menargetkan sebanyak 300 ribu masker dapat dipersiapkan untuk disalurkan secara merata kepada seluruh masyarakat.  
“Kita hitung-hitung, setidaknya dibutuhkan sekitar 300 ribu masker untuk mencakup seluruh masyarakat kita”, ujarnya.


Shabela menerangkan, program pembagian masker ini dirasa penting, mengingat sesuai dengan protokol yang dikeluarkan oleh WHO, penggunaan masker dinilai sangat efektif dalam pencegahan penyebaran virus corona dari orang ke orang.


Program ini juga seiringan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mengimbau masyarakat khususnya ASN dan Tenaga Kontrak, untuk menggunakan masker ketika keluar rumah atau ke tempat keramaian apalagi bila berurusan pada unit pelayanan publik.


“Rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO agar seluruh masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah.  Kalau kemarin, yang sakit yang pakai masker, sekarang tidak. Semua yang keluar rumah wajib pakai masker”, tegas Shabela.


Sebagai langkah awal paska diterbitkannya Surat Edaran  bernomor: 100/1157/Tapem tanggal 6 April 2020 tentang Penggunaan Masker, Bupati Aceh Tengah telah menginstruksikan kepada setiap kepala SKPK untuk bertanggung jawab dalam menyediakan dan membagi masker kepada setiap pegawai yang ada dibawahnya.


Disamping itu, pengadaan dari sumber lainnya juga sedang diupayakan dapat diperoleh melalui donasi perusahaan swasta atau koorporasi yang selama ini beraktifitas di Kabupaten Aceh Tengah. 


Dan yang tidak kalah penting, Shabela juga mengajak segenap ASN yang ada dalam pemerintahannya agar ikut berpartisipasi untuk menyisihkan sedikit penghasilan mereka bagi pengadaan masker ini.


“Pada pertemuan terdahulu, pihak perusahaan telah banyak yang setuju untuk menggunakan dana tanggung jawab sosial atau CSR mereka untuk dialokasikan bagi penanganan penyebaran Covid-19 di daerah ini. Namun, kita akan menyurati kembali para koorporasi tersebut untuk dapat memberikan bantuannya dalam bentuk barang, khususnya masker. Dan kita akan menganjurkan mereka untuk memperolehnya melalui pemberdayaan usaha kecil lokal”, Jelas Shabela.


“Dari sisi kebutuhan masker bagi ASN dan Tenaga Kontrak, kepala SKPK berkewajiban untuk menyediakan masker bagi personil yang ada dibawah jajarannya. Tolonglah berpartisipasi untuk dipotong TC-nya. Begitu juga PNS. Kalau dikumpulkan bisa menghasilkan uang ratusan juta dan dapat dipergunakan untuk membeli masker”, tambahnya.


Dalam hal pengadaan masker kain yang jumlahnya tidak sedikit tersebut, orang nomor satu di kabupaten penghasil kopi arabika terbaik ini akan memproduksinya dengan memanfaatkan sumber daya lokal melalui pemberdayaan industri kecil di daerah itu sendiri.


“Balai Latihan Kerja, IKM Binaan Dekranasda, Industri Kerajinan Kerawang Gayo, atau bahkan usaha jahit rumahan yang ada dipedesaan akan kita berdayakan untuk menerima order ini”, harap Shabela.


“Mudah-mudahan melalui program pembagian masker ini tidak saja bermanfaat dari sisi kesehatan, namun juga memberikan daya dorong bagi geliat ekonomi dan dunia usaha kita ditengah kelesuan transaksi pertukaran barang dan jasa akibat pandemi covid-19 ini. Pastinya akan terjadi serapan tenaga kerja, juga perputaran uang ditengah-tengah masyarakat”, Pungkasnya.(Arsadi)

Related posts