Shabela: Kepala Dinas Harus Mampu “Berlari” Cepat

TAKENGON: Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, (1/2) membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Dearah (RPJMD) di Of Room Sekdakab setempat. Bupati Shabela semua SKPK harus bisa mengikuti langkah dirinya berjalan cepat.

Kabupaten berpenghasil kopi Arabika terbaik saat ini di Indonesia mempunyai angka kemiskinan 16 persen. Pernyataan ini disampaikan oleh Shabela Abubakar bupati dihadapan tim Bapedda Aceh serta undangan yang menghadiri kegiatan tersebut.

Menurut Shabela jajaranya harus mampu menekan angka kemiskinan melalui kegiatan yang nantinya berjalan di anggaran 2018 ini. “Kita akan berkerja dengan cepat untuk memgurangi angka kemiskinan yang sudah mencapai 16 persen pada saat ini,” ucap Shabela Abubakar.

Juga disampaikan, kepada seluruh SKPK harus mempu “berlari” cepat seperti harapan bupati untuk menjalankan program sesuai dengan keinginan masyarakat. Diakui Shabela belum semua programnya tertuang dalam anggaran 2018 karena masa transisi lalu.

“Belum semua program masuk dalam anggaran 2018, karena dimasa transisi lalu masih ada program yang tertingal. Dan semua akan terakomodir ditahun 2019,” terang Shabela.

Kita komitmen untuk menekan angka kemiskinan, dengan begitu seluruh SKPK harus mempu berpacu dengan waktu. “Hal ini tidak bisa kita biarkan, apapun akan kita lakukan untuk menekan angka kemiskinan, tentu sesuai dengan aturan dan petunjuk,” jelas Shabela.

Untuk program yang dominan ada di dinas pertanian dan dinas pekerjaan umum. Harapan saya SKPK harus komit untuk menjalankan serta bisa bergerak cepat, bukan hanya bisa bicara, namun lebih dari itu hadir di tengah-tengah masyarakat. (Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE