Setelah 18 Tahun Menghilang, Kerangka jenazah Harun Arrasid Diketemukan

REDELONG:Personil Bhabinkamtibmas Polsek Bukit, mendatangi TKP penemuan kerangka manusia di lahan perkebunan kopi milik Sukrida di kampung Kenawat Redelong kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Rabu, (14/03/2018).

Kerangka jenazah almarhum tersebut ditemukan oleh Rupita,  seorang warga yang sedang memetik kopi di kebun milik Sukrida. Diketahui kemudian, kerangka manusia tersebut adalah kerangka jenazah Harun Arasid yang telah  18 tahun menghilang.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli,SH.,SiK.,M.Si melalui Kapolsek Bukit AKP Hartana,S.Sos saat di kompirmasi mengatakan bahwasanya pada hari rabu (14/3/2018) sekira pukul 08.30 wib, pihaknya mendapatkan laporan warga yang menemukan kerangka jenazah manusia ketika memetik kopi pada saat berganti baris pohon kopi yang akan dipetik, ia melihat ada tulang didalam baju dan di dalam celana yang berada diatas tanah didekat bongkahan kayu.

Melihat hal tersebut ia kemudian memberitahukan kepada pemetik kopi lain di kebun kopi di kebun  milik Sukrida dan selanjutnya melaporkan hal tersebut kepada Kepala Kampung Kenawat yang kemudian datang bersama masyarakat kampung Kenawat. Kerangka Jenazah kemudian dikumpulkan dan dan digabungkan.

Jumiar salah satu warga kampung Kenawat mengenali bahwa kerangka tersebut adalah kerangka jenazah almarhum suaminya yang telah hilang sejak tahun 2000.

Jumiar meyakini karena ia masih mengenali ciri ciri baju warna abu-abu, celana ponggol warna kuning bergaris biru dan celana jeans warna biru yang dipakai terakhir kalinya oleh suaminya. Jumiar makin yakin itu suaminya saat melihat gigi kerangka almarhum.

Menurut pengakuan Jumiar suaminya meninggalkan rumah dan tidak pernah kembali meski sudah dicari namun tidak pernah diketemukan. Kerangka jenazah almarhum dikebumikan di pemakaman umum atau TPU kampung Kenawat (Wien Pengembara)

 

 

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!