Sempat Kabur Membawa Uang Ratusan Juta, JN Diamankan Warga Kampung Seni Antara

  • Whatsapp

REDELONG : Sempat lolos dari kejaran Kaidir Ari ( 41) yang merupakan korban pencurian uang, akhirnya JN ( 48) warga Dusun Alur Rejo Desa Securai Selamat, Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara yang diduga pelaku pencurian uang berhasil dibekuk dan diserahkan warga Kampung Seni Antara Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah kepada Polsek Permata. Kamis ( 9/5/2019).

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli, melalui Polsek Permata Ipda Syamsuddin via WhatsaPP ( WA), membenarkan telah mengamankan JN , pelaku pencuri uang milik Khaidir Ari dari dalam mobil saat sedang diparkirkan di halaman rumahnya Kampung Seni Antara.

Read More

Adapun kronologisnya, kata Ipda Syamsuddin, pada hari Kamis 09 Mei 2019 sekira pukul 11.30 wib, korban Khaidir mengambil uang tunai dari Bank BRI Cabang Simpang Tiga Redelong sebanyak 387.000.000 ( Tiga ratus delapan tujuh puluh juta rupiah). Setelah mengambil uang tersebut, korban langsung pulang kerumah dengan mengunakan mobil miliknya. Kata Ipda Syamsuddin.

Lanjutnya, sesampainya di depan rumahnya sekira pukul 12.30 wib, Khaidir, langsung memarkirkan mobilnya diseberang jalan depan rumahnya, karena pada saat ini hujan mulai turun dan dia merasa terburu-buru untuk mengangkat gabah kopi yang dijemurnya dan dia meninggalkan uang yang baru saja dia ambil tersebut di dalam mobilnya yang telah dikuncinya.

Dia bersama beberapa saksi, mengangkat kopi yang dijemur tadi, dan pada saat mereka sedang mengangkut kopi Khaidir melihat seorang laki-laki dari arah Kampung Buntul Kemumu menuju Lhokseumawe dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra 125 warna hitam.

Kemudian tak jauh dari rumahnya, laki-laki tadi memutar arah dan kembali kedepan rumah korban dengan cara mendorong sepeda motornya dan memarkirkan sepeda motornya di belakang mobil korban tersebut. Pada saat itu anak korban Rahmat melihat laki-laki yang diduga pelaku tersebut mendekati sisi kiri pintu depan mobil ayahnya.

Rahmat,  melihat pelaku tersebut mengeluarkan bungkusan plastik warna biru yang berisikan uang tunai milik korban sebanyak Rp 387.000.000 juta dari dalam mobil korban menuju sepeda motor pelaku dan seraya pelaku langsung membawa kabur uang tersebut kearah Kampung Buntul Kemumu.

Mengetahui aksi pelaku tersebut, korban langsung mengejarnya dengan mengunakan sepeda motor, sesampainya dirumah warga yang masih di kampung Seni Antara, korban melihat pelaku sudah berbalik arah mengunakan sepeda motornya ke arah Lhokseumawe,  korban langsung mengejar pelaku tersebut.

Pelaku  lari kebelakang rumah salah seorang warga Seni Antara, dan disana sempat terjadi perkelahiaan antara korban dan pelaku memperebutkan bungkusan plastik biru yang berisikan uang tunai hingga plastik tersebut robek yang akibatnya uang milik korban dalam bungkusan plastik tersebut berhamburan.

Ipda Syamsuddin menambahkan, kemudian korban mengejar pelaku namun pelaku lari kearah semak-semak dengan membawa sebagain uang milik korban.

Setelah pelaku tidak kelihatan lagi, korban kemudian mengumpulkan uangnya yang berhamburan dan membawa pulang merumahnya. Sesampainya dirumah korban menghitung uangnya namun sebanyak Rp 50 juta telah berkurang dari jumlah yang diambilnya dari Bank tadi.

Sekira pada pukul 15.00 wib, warga Kampung Seni Antara berhasil mengamankan pelaku beserta uang milik korban tadi, selanjutnya warga membawa pelaku ke pos retribusi di kampung tersebut. Petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku dan memanggil petugas piket jaga Mako Polsek Permata.

Pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Permata. Atas kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian Rp. 50 Juta dan melapor ke Polsek Permata guna proses hukum. untuk saat ini, pelaku sudah dititipkan di rutan Polres Bener Meriah. Demikian papar Kapolsek Permata Ipda Syamsuddin. (Gona)

  • Whatsapp

Related posts