Selama Tiga Hari, Ratusan Warga Aceh Tengah Terjaring Razia Masker

  • Whatsapp
Tim terpadu saat menggelar razia masker di Mampak Kebayakan Aceh Tengah (Foto/KG31)

KABARGAYO.COM, Takengon: Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya mencegah penularan Covid-19 di Negeri berhawa sejuk itu, salah satunya dengan melakukan razia Masker dibeberapa titik disinyalir sering terjadi pelanggaran.

Hingga hari ini, Jum’at 11 September 2020 selama tiga hari tercatat tiga ratusan lebih warga Aceh Tengah terjaring razia tidak menggunakan masker saat berkendara baik roda dua, roda tiga dan roda empat.

Read More

“Untuk hari ini saja tercatat 90 lebih terjaring razia, aturanya adalah yang tidak menggunakan masker dikenakan sanksi tertulis dengan catatan tidak  mengulanginya lagi, setelah identitasnya dicatat, selanjutnya kami berikan masker gratis” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Syahrial Afri saat menertibkan pelanggar didepan SMA Muhamadiah Takengon.

Bagi pengendara yang telah terjaring razia namun masih terjaring diwaktu yang akan datang, petugas akan menarik kartu identitas, seperti (KTP) dan kartu identitas lainya. Tujuanya sebagi efek jera supaya masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan.

Pengendara terjaring razia tidak menggunakan Masker (Foto/KG31)

Razia yang melibatkan anggota Satpol PP dan WH Aceh Tengah, Dinas Perhubungan, Personil Kodim 0106 Aceh Tengah, Personil Sub Denpom IM 1-5 Aceh Tengah dan Personil Polres Aceh Tengah merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Tengah nomor 25 tahun 2020 tentang penggunaan masker dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Ini upaya kita bersama untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah, untuk itu masyarakat harus patuhi peraturan, jika keluar rumah pakai masker,” terang Ketua Bidang Mobilisasi keamanan dan penegakan hukum dalam gugus tugas percepatan penanganan virus corona.

Pantauan media ini dilokasi terlihat beberapa warga menghindari lokasi razia lantaran tidak mengenakan masker.

Untuk diketahui, razia masker itu digelar selama 10 hari, terhitung tanggal 9 September 2020 sampai 18 September 2020 dilokasi yang berbeda-beda diseputaran kota Takengon. (KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts