Saman 10001 Penari, Momentum Saling Mengenal dan Menjaga Kekompakan

0

MEDAN: Pagelaran Saman massal 10001 penari beri manfaat positif bagi masyarakat Gayo, terutama masyarakat Gayo Lues, hal tersebut diungkapkan oleh Ketua umum Kerawang Gayo-SU, Faisal.
“Saman 10001 sangat bermanfaat bagi kita khususnya kalangan masyarakat Gayo lues ada pun manfaat positifnya adalah berupa terciptanya momen saling mengenal dan juga menjaga kekompakan masyarakat gayo lues”ujarnya.

Ia menambahkan dengan perkembangan, teknologi di jaman modern saat ini Saman telah dikenal oleh dunia “Saman adalah warisan tak benda turunan dari nenek moyang yang harus di lestarikan sampai anak cucu kita nanti dan sekarang sudah di akui oleh UNESCO” katanya.

Penari Saman masal yang akan digelar Minggu, 13 Agustus 2017 yang diambil dari tiap-tiap kampung yang ada di Gayo Lues. Paisal mengaku ia juga ikut serta sebagai penari Saman dalam perhelatan akbar itu” Mahasiswa juga ikut dilibatkan menjadi penari Saman “Walaupun tidak di rekrut dengan cara membawa nama himpunan mahasiswa tapi kami sangat bangga”, ucapnya.

Sedangkan isu kedatangan artis ibu kota ke Gayo Lues dalam ia merasa bangga” Kita merasa bangga mungkin jika tidak ada Saman 10001 sampai kapan pun meraka tidak akan menginjakkan kaki nya ke Gayo Lues dan tidak pernah tahu Gayo Lues itu dimana”sebutnya.

Selain itu dampak positifnya kata Paisal, dengan datangnya artis ibu kota akan menguntungkan bagi daerah sebagai mana mereka bisa menceritakan Saman yang sebenarnya kepada kalangan artis ibu kota lainnya dan mereka juga bisa membawakan kabar baik setelah pulang nanti.

Paisal menyoroti fenomena akhir-akhir ini banyaknya tari Saman yang dimainkan oleh perempuan dan disebutkan sebagai Saman”Saya pribadi heran “Kok tarian yang dimainkan oleh wanita tersebut di bilang saman sedangkan saman hanya bisa dimainkan oleh pemeran laki-laki?”tanyanya.

“Karena saya tidak dapat menjelaskan terlalu banyak tanggapan saya mungkin mereka menyebut tari Saman karna gerakannya yang hampir sama dengan saman yang dimainkan oleh laki-laki dan nama asli tarian tersebut bukan Saman, kalau disebut  saman saya kurang setuju” tutupnya. (Suhadirman Asarga Linge)

Komentar Anda
SHARE