Saat Supir Truk Menagih “Janji” di Jalan Samarkilang

REDELONG: Wajah para supir Dam Truk yang mendatangi Base Camp PT Aqua Sejahtera Niaga terlihat masam. Diantaranya sorot matanya tajam, seperti berusaha meredam amarah.

Perusahaan tersebut adalah Kontraktor yang melakukan pekerjaan Lanjutan Jalan Samar Kilang di kampung Rusip kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah.

Para Supir Dam Truk ini menggelar aksi damai. Aksi ini disulut komitmen awal perusahaan tersebut yang akan menggunakan jasa truk lokal untuk mengangkut material ke lokasi proyek.

Namun beda kenyataanya kemudian. Bahkan sampai berjalannya proyek, jasa truk-truk lokal tidak dipakai malahan truk dari luar daerah yang masuk.

Puluhan supir Dam Truk yang tergabung dalam Koperasi Gayo Pratama Mandiri ini,   sebelum bergerak menuju base camp ratusan  Dam Truk berkumpul di lapangan mamamia Pondok baru. Mereka kemudian ke lokasi proyek di kampung Rusip, bertemu dengan pihak kontraktor. Kamis (18/7/2019).

Ketua dan Pengurus Koperasi bersama puluhan Dam Truk ditemui  Zulkifli, Manager Pengawas Lapangan  PT Aqua Sejahtera Niaga. Pertemuan ini juga dihadiri  Kasat intelkam Bener Meriah Ipda Dedi Parnade, KBO Intel Taufik Kurinawan,  Camat Syiah Utama Khalisudin, Camat Bandar Rais Abidin dan Kapolsek Bandar dan sejumlah anggota pengamanan berseragam lengkap.

Usai pertemuan,  Ketua Koperasi Gayo Pratama, Ajwin didampingi Wakil Ketua Konadi Adhani dan Sekretaris Sahru  kepada wartawan mengungkapkan  pihaknya melakukan diskusi bersama rekanan terkait keterlibatan supir Dam Truk yang merupakan putra daerah agar dapat dipekerjakan Segmen satu dan segmen dua lanjutan pembangunan Jalan Samarkilang.

“Sudah beberapa kali kita melakukan komunikasi melalui via handphone dan mengirimkan surat secara resmi kepada perusahaan namun tidak diindahkan.  Hingga akhirnya para supir Dam Truk berkumpul dan mendatangi lokasi pekerjaan”kata Ajwin.

Konadi Adhani menyebutkan pertemuan dan diskusi itu
cukup memuaskan.

“Pihak rekanan berjanji akan memberdayakan Dam Truk lokal untuk mengangkut best A dan Bes C dan aspal.  kita juga menggu kesimpulan apakah orpil bisa di angkut oleh Dam Truk local,” tegasnya.

Dari pihak kontraktor, Zulkifli berjanji, permintaan para supir Dam Truk akan disampaikan kepada direktur PT. Aqua Sejahtera Niaga, H Patani yang saat ini berada di Lhokseumwe.

” Untuk mengangkut matrial Best A dan dan Best C hingga aspal dari sebelumnya juga kita berdayakan yang Dam Truk local namun untuk pengangkutan orpil akan kita bicarakan dulu dan akan kita sampaikan apakah bisa atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, pekerjaan sepanjang 8 km tersebut  saat ini masih beroperasi 8 truk angkutan yang didatangkan dari lhokseumawe.

” Sebelumnya kita belum bekerja pull sehingga belum dapat mempekerjakan Dam Truk local” sebutnya.

Disebutkan Ajwin tidak hanya terkait pekerjaan jalan samar kilang, pihaknya juga meminta agar seluruh kontraktor yang melaksanakan pekerjaan di Bener Meriah dapat memberdayakan damtruk local untuk mengangkut matrial.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan himbauan atau memberikan rekomendasi kepada kontraktor-kontraktor agar  pengusaha itu dapat memberikan pekerjaan kepada koperasi atau organda-organda sehingga Dam Truk local tidak hanya menjadi penonton.

Sahru yang juga merupakan supir Dam Truk menambahkan, pihak rekanan dalam hal ini membawa  dam truk dari luar daerah untuk mengangkut material sehingga Dam Truk local tidak memiliki pekerjaan.

“ Kita berharap kedepan ini tidak terjadi agar perekonomian supir dam truk dapat meningkat” ujarnya.

Sementara itu Camat Syiah Utama Khalissudin mewakili aspirasi masyarakat berkeinginan, pekerjaan jalam tersebut tidak terhambat pembangunannya akibat adanya permasalahan dengan para supir dam truk.

“ kalaupun ada masalah mohon diselesaikan dengan pihak terkait dengan sedamai-damai-damainya” tegasnya.

Ia juga meminta agar permasalahan tersebut tidak menjadi alasan bagi semua pihak untuk menghentikan atau memperlambat pembangunan.

” Masyarakat samar kilang sudah lama menunggu pembangunan jalan ini tolong lihat masyarakat samar kilang dan sekali lagi  kami berharap dapat diselesaikan dengan kepala dingin,” tuturnya.(uri)

 

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!