Saat Nurdin Bertemu Anak Angkatnya, Jokowi Presiden RI

Senyum bangga menghiasi wajah H. Nurdin, bersama sang isteri, ia akhirnya kembali bisa berpelukan dengan anak angkatnya. Siapa sangka, anak angkatnya itu kini telah menjadi orang nomor satu di Republik ini. Suasana haru benar-benar terasa, betapa tidak, siapa yang tidak bangga, anak angkat yang sering makan dirumahnya itu kini telah menjadi Presiden.

Anak angkat H. Nurdin itu, adalah Jokowi, Presiden Indonesia ketujuh. H. Nurdin bertemu Jokowi saat meresmikan Bandara Rembele, Jokowi menyempatkan diri bertemu dengan dirinya. Dia menjadi bapak angkat saat Jokowi tinggal dan bekerja di PT Kertas Kraft Aceh sekitar tahun 1986-1988. Dalam pertemuan itu, selain bapak angkat, ada 20 orang sahabat Jokowi yang juga pernah tinggal bersama-sama Jokowi di Aceh.

Sosok Jokowi sejak dulu memang sangat sederhana. Termasuk kegemarannya melakukan blusukan ke masyarakat. Itu juga dilakukan saat masih bekerja dan tinggal di Bener Meriah. Menurut H. Nurdin, tidak ada perubahan sedikitpun dari sosok Jokowi “”Ndak, ndak. Ndak ada berubah sikit pun ndak ada,” ujar H.Nurdin. Sosok Jokowi sangat santun dan ramah dan selama berada di daerah Bener Meriah, sangat menyatu dengan masyarakat. Jokowi bersama teman kerjanya saat masih bekerja di Bener Meriah, sering kali pergi ke kawasan Danau Lut Tawar, untuk sekedar melepas lelah usai bekerja.

Kedekatan H. Nurdin dengan Jokowi terjadi saat ia melihat budi pekerti Jokowi yang santun dan baik hati, sehingga ia menjadi tergugah menjadi Jokowi anak angkatnya. Saat masih menjadi karyawan, postur Jokowi lebih kurus dan rambutnya agak gondrong dan memakai kacamata.

Jokowi ketika bekerja di PT Kertas Kraft Aceh (KKA) yang berkantor pusat di Desa Jamuan, Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Jokowi adalah insinyur kehutanan alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, memulai kariernya di PT KKA sebagai petugas survei jalan. Tepat pada 15 Januari 1986, ia bersama sembilan sarjana kehutanan lulusan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, dikirim ke Aceh untuk bekerja di PT KKA.

Jokowi di Bener Meriah tinggal di daerah bernama Pondok Tengah di salah satu bangunan rumah panggung eks PNP yang dijadikan sebagai basecamp PT KKA. Jokowi ketika berstatus pengantin baru, memboyong isterinya Iriana untuk tinggal di basecamp tersebut. Selama tiga tahun, Jokowi Bekerja sebagai tim survei, memaksa Joko Widodo harus ke luar-masuk hutan damar. Awal tahun 1989, Jokowi meninggalkan Gayo dan kembali ke Solo, untuk melanjutkan bisnis meubel milik orang tuanya dan ketika Jokowi terjun ke dunia politik, karirnya terus menanjak hingga menjadi Presiden RI.

Pertemuan Jokowi dan H. Nurdin berlangsung saat makan siang Pertemuan digelar sambil makan siang di Rumah Makan Putri Simpang Tige, Jalan Rembele, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, yang berjarak sekitar 300 meter dari Bandara Rembele yang baru saja diresmikan Jokowi, “Banyak cerita, cerita sambil nangis-nangis. Ya sempat nangis, cium-cium saya, dia pelukan-pelukan saat bertemu” kata pria yang sudah 40 tahun lebih menjabat imam Kampung Bale Atu itu rasa haru masih terlihat jelas di raut wajah H. Nurdin usai pertemuan itu, bagaimana tidak ia bahkan mungkin tidak pernah menyangka kalau anak angkatnya itu akan menjadi Presiden RI.

(Arsadi Laksamana)

Komentar Anda
SHARE