Rusli M Saleh Serahkan Bantuan Saprodi Bibit Untuk Demplot Komoditas Bawang Putih

0

image

REDELONG-Plt Bupati Bener Meriah Rusli M Saleh serahkan bantuan saprodi bibit untuk demplot komoditas bawang putih untuk kelompok tani Rintis Pepanyi yang dampingi oleh KPW BI Lhokseumawe Yuprizal di Kampung Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Rabu (11/5).

Plt Bupati Bener Meriah usai menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan, dirinya menginginkan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga nantinya hasilnya dapat bermanfaat bagi kelompok tani khusunya untuk masyarakat setempat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BI KPW Lhokseumawe yang telah melakukan kerjasamanya dengan Badan Penyuluh, dan Dinas Pertanian Bener Meriah yang telah mengusahakan kegiatan seperti ini, maka kita patut menghargai bantuan ini dengan baik”, ujar Rusli M Saleh.

Dia menambahkan, agar masyarakat melalui kelompok tani harus mampu menunjukan kerja maksimalnya kepada pihak BI KPW Lhokseumawe, sehingga kedepan bantuan yang diberikan semakin banyak, sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat.

“Saya beritahu, kalau nanti kami dan pihak BI KPW Lhokseumawe akan melakukan tinjauan kembali kesini, untuk melihat sejauh mana keseriusan kelompok tani ini dalam mengelola bantuan yang diberikan”, kata Plt Bupati Rusli M Saleh.

Diakhir sambutannya Plt Bupati Bener Meriah menghimbau agar masyarakat tidak lagi melakukan penebangan hutan, akan tetapi Rusli M Saleh meminta masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan terlantar untuk digarap.

Sementar itu Kepala BI KPW Lhokseumawe Yuprizal dalam kesempatan yang sama menyampaikan, terimakasihnya kepada bupati yang telah bersedia hadir lokasi penanaman perdana bawang putih, kendati kegiatan bupati sangat padat, “kami menyampaikan apresiasi kepada bupati yang telah menyempatkan diri untuk hadir, ini menunjukkan bahwa betapa pedulinya pemimpin daerah ini untuk kesejahteraan masyarakatnya”, kata Yuprizal.

Dia mengharapkan, dengan kegiatan ini, nantinya Kabupaten Bener Meriah bisa menjadi pemasok bawang putih kedepannya. Selama ini bawang putih di Indonesia masih di impor dari luar negeri, 97 persen bawang putih yang ada di Indonesia di impor dari negara Cina.

“Kegiatan ini tidak akan berjalan bila tidak ada kerjasama dari pihak pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya”, terang Kepala BI KPW Lhokseumawe Yuprizal itu.

Sementara itu, Kepala Bappeluh Bener Meriah Khairul Badri, Sp menyampaikan, nilai bantuan yang diberikan oleh pihak BI KPW Lhokseumawe sebesar Rp60 hingga 65 juta, “bantuan itu berbentuk saprodi (sasaran produksi) demplot komoditas bawang putih”,terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, demplot tersebut dilaksanakan secara bertahap sebanyak 4 (empat) tahap, setahun direncanakan 2 (dua) kali pelatihan demplot, “ program demplot ini disertai dengan kegiatan pelatihan kelompok tani.  Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak BI KPW Lhokseumawe atas kerjasamanya dengan Pemkab Bener Meriah dan Bappeluh Bener Meriah, semoga kerjasama ini tidak hanya sampai disini saja”,demikian Khairul Bardi, SP. (Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE