Ratusan Pengendara tak Pakai Helm Terjaring Razia Patuh Seulawah di Takengon

  • Whatsapp
Petugas saat merazia pengendara yang melintas didepan Mako Polres Aceh Tengah (Foto/Kabargayo)

KABARGAYO.COM, Takengon: Sejak dimulainya Operasi Patuh Seulawah pada 23 Juli 2020 ratusan pengendara sepeda motor di Kabupaten Aceh Tengah terjaring razia didepan Mako Polres setempat.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Hari Sandy Sinurat,S.IK melalui Kasatlantas AKP Yofie Artanta,S.IK mengaku, selama operasi berlangsung, pihaknya menyasar masyarakat yang tidak mengenakan helm SNI saat berkendara.

Read More

“Paling dasar kami tindak masyarakat yang tidak mengenakan helm, tidak menutup kemungkinan surat-surat turut diperiksa, utamanya kendaraan roda dua dan roda empat, untuk roda dua kini terlihat abai mengenakan helm, menganggap helm adalah hal yang biasa, untuk itu razia ini helm sangat kami tekankan,” kata Yofie kepada media ini, Selasa 28 Juni 2020 di Takengon.

Begitupun dengan pengendara roda empat, banyak pengendara yang enggan mengenakan safety belt, kesadaran itu penting untuk dibudayakan untuk melindungi pengendara saat terjadinya kecelakaan.

Petugas saat menempelkan stiker tertib berlalu lintas (Foto/Kabargayo)

Operasi yang dimulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 itu turut menyasar pengemudi kendaraan yang melebihi batas kecepatan, dalam pengaruh alkohol, pengendara dibawah umur, melawan arus dan menggunakan hand phone saat berkendara.

“Untuk lokasi razia setiap hari berubah-ubah, tidak hanya didepan Mako Polres Aceh Tengah, kami akan susuri dibeberapa tempat,” kata Kasatlantas Yofie.

Yofie turut mengutip pesan dari Kapolda Aceh Brigjen Pol Drs Wahyu Widada, menurutnya, prioritas utama razia patuh seulawah adalah pengguna kendaraan yang tidak mengenakan helm, sedangkan kelengkapan surat-surat bisa dilakukan secara humanis lantaran kondisi saat ini tengah dilanda Covid-19.

“Tindak tegas yang tidak mengenakan helm, apabila tidak memiliki surat, bisa dilakukan secara humanis melalui sosialisasi, karena situasi Covid-19 pasti kondisi perekonomian masyarakat terganggu,” terang Yofie sembari menyebut, pihaknya tetap menilang pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. (KG31)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts