Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah Digelar di Bener Meriah

0

REDELONG : Wakil Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor)
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh, Rabu (13/9/2017) di Aula Sekdakab Bener Meriah.

Rapat tersebut membahas roadmap aksi pengendalian inflasi Aceh di tahun 2017.

Dalam sambutannya Mewakili Pemerintah Aceh Tgk. Sarkawi mengatakan, pengendalian inflasi ini harus dirumuskan permasalahannya kedepanya, guna untuk mendapatkan solusi terbaik pengendalian inflasi.

Menurutnya, di Kabupaten Bener Meriah lebih besar biaya jasa ketimbang harga barang bila dibandingkan dengan daerah lain.

” Bila musim panen kopi, masyarakat yang tidak memiliki kebun kopi pun naik gengsinya, padahal sebahagian mereka hanya makan upah ”

Terkait inflasi, tidak semua pimpinan daerah mengerti istilah tersebut. Terlebih seperti saya yang notabenya dari pasenteren, untuk itu bagi TPID didaerah agar memberikan masukan dan membahani pimpinan. Kata Abuya Sarkawi.

Pada kesempatan tersebut, Abuya Sarkawi memberikan ucapan selamat kepada TPID Kota Subulussalam, yang menerima award dari Presiden Republik Indonesia Djoko Widodo. Penghargaan tersebut diterima Kota Subulussalam karena berhasil menjaga stabilitas harga pangan di daerah itu. Ungkap Wakil Bupati Bener Meriah itu.

Dalam sambutannya Direktur Bank Indonesia (BI) Aceh menyebutkan, Rakor ini dilaksanakan selain sebagai ajang silaturahmi, juga untuk mendiskusikan Langkah-langkah yang strategis yang dapat dilakukan Pemerintah daerah guna pengendalian inflasi.

Dia mengatakan, secara tahunan inflasi di Aceh berada di 4,04 persen, sedangkan inflasi yang terjadi dari Januari sampai Juni 41,9 persen target inflasi untuk Aceh lebih kurang 4 persatu persen.

Lanjutnya lagi, inflasi Aceh lebih rendah dari inflasi nasional. Kendati demikian setiap TPID masing-masing daerah harus terus berupaya mengendalikan infalisi tersebut agar masyarakat diwilayah masing-masing mendapat kesejahteraan. Sebutnya. (Gona)

Komentar Anda
SHARE