Rakor di Medan, Rencana Pembentukan Provinsi ALA Kian Bergulir

  • Whatsapp
peserta Rakor Percepatan Pembentukan Provinsi ALA yang dilaksanakan di Medan, Minggu (11/10/2020) berfoto bersama

Kabargayo.com, Medan: Rencana pembentukan provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kian bergulir. Minggu (11/10/2020)  Rapat Koordinasi (Rakor)  Percepatan Pembentukan Provinsi ALA digelar di Medan Sumatera Utara. Acara ini turut dihadiri oleh pejabat-pejabat penting dari wilayah tengah dan tenggara Aceh.

Seperti yang dikutip dari halaman Facebook Humas Bener Meriah, Minggu (11/10/2020). Hampir semua tokoh dari wilayah tengah hadir seperti, Dr. Rahmat Salam, MSi sebagai Ketua Harian Komite Persiapan Pembentukan Provinsi ALA dan disini menjadi Moderator sekaligus pembicara.

Read More

Sementara tokoh-tokoh lainnya yang hadir antara lain,  Burhan Alfin Sekretaris KP3ALA Pusat. Alwin Al-Lahad Ketua KP3ALA  Bener Meriah, Drs. Armen Desky Ketua  KP3ALA  Aceh Tenggara, Zam Zam Mubarak Ketua Umum KP3ALA Aceh tengah,  Sadra munawar Ketua GP ALA Bener Meriah dan Mukhlis AB KP3ALA Bener Meriah.

Dari kalangan pejabat Wilayah Tengah, tampak hadir diantaranya, Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi Bupati  dan Ketua DPRK Bener Meriah, Muhammad Saleh.

Wakil Bupati Aceh Tengah, H. Firdaus, S.KM, Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, M.S.P bersama Ketua DPRK Gayo Lues H. Ali Husin dan Wakil Ketua DPRK H. Ibnu Hasim, juga tampak hadir bersama sejumlah pejabat dari Kabupaten Singkil, Subulusalam serta tokoh- tokoh lainnya.

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi dalam pertemuan ini  menegaskan Bener Meriah siap melakukan peran apapun yang diminta untuk pembentukan provinsi ALA.

“Kami dari Bener Meriah siap dengan segala tugas yang diberikan kepada kami , Bener Meriah akan melakukan peran apapun yang diminta apapun kepada kami , kali ini harus terjadi kita tidak mau lagi dipermalukan oleh sejarah”tegas Sarkawi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bupati Gayo Lues , H. Muhammad Amru, ia menyebutkan upaya untuk melahirkan Provinsi ALA bukan cipta gagasan dan bukan hal yang baru “Kita sepakat ini adalah perjuangan lanjutan apa yang dilahirkan oleh leluhur-leluhur kita dahulu”sebutnya.

Sementara Wakil Bupati Aceh Tengah  H. Firdaus, S.KM  mengatakan, untuk perjuangan provinsi ALA membutuhkan usaha yang kuat.

“Kita tahu bahwa usaha kita ini pasti akan banyak rintangan yang akan kita hadapi oleh sebab itu apabila kita bersama menghadapi ini maka semua akan terlaksana dengan baik,  kita kibarkan semangat ALA kepada masyarakat dan Aparatur Kantor kita melalui pesan-pesan dan spanduk-spanduk tentang ALA”ungkapnya.

“Saya dengar-dengar kekhawatiran dari pusat ialah potensi Wilayah yang kita miliki untuk memekarkan daerah oleh karena itu kita menggali potensi apa saja yang kita miliki di Wilayah kita ini,” lanjut Firdaus.

Sementara perwakilan Kota Subussalam mengucapkan permohonan maaf dari Walikota Subussalam yang tidak bisa hadir karena sedang rapat ke Jakarta.

” Sebagai kota termuda diantara Kabupaten/Kota yang ada di ALA ini kami berterimakasih kepada yang sudah berjuang sejak lama untuk terbentuknya Provinsi ALA ini, kita sepakat untuk penyempurnaan kembali kepanitiaan dan kami sangat mendukung”ungkapnya.

“Kegiatan ini kita harus memaksimalkan kegunaan media, oleh sebab itu karena ini terbuka oleh umum maka ia harus memanfaatkan media dan teknologi untuk menyebarkan berita dan informasi ini”, ujarnya.

Tokoh dari Subulussalam itu juga mengatakan, Subussalam agar dilibatkan dalam pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara karena dalam perjuangannya juga terlibat pada perjuangan terdahulu.

“Kami dari kota Subulusalam kami menerima dengan ikhlas apabila rapat lanjutan dari kegiatan ini dilaksanakan di Subussalam dan nanti akan kami sampaikan kepada Walikota dan Ketua DPRK” harapnya.

Sementara Dodi Staf Ahli Bupati Aceh Singkil mengatakan “Kita harus belajar dari kesalahan kita terdahulu pada Saat Pembentukan ALA ini, kita harus berkeyakinan bahwa ALA ini harus Jadi dan harus menjadi Provinsi” katanya menegaskan.

Drs. H. Armin Riski , Tokoh Senior Pembentukan ALA menceritakan Sejarah Perjuangan terdahulu dan mengatakan, perjuangan ALA bukan untuk makar tetapi untuk mekar.

“ Kita tidak perlu takut kita ini ingin mekar bukan Makar , maka jangan lagi lakukan langkah-langkah yang membuang-buang waktu, buat gerakan dan strategi yang tepat”, tandasnya.

“Kita harus siap apapun harus kita lakukan, kita disini ingin memajukan Aceh , tidak salah apabila terdapat beberapa Provinsi di Aceh akan tetapi hanya ada 1 Nanggroe , semangat buat kita semua agar cita-cita kita terwujud,” pungkasnya.

Tokoh Masyarakat/Komite Pusat Aceh Tenggara, Burhan mengatakan, Bupati Aceh Tenggara mengatakan sangat mendukung.

“Beliau mengatakan kepada saya secara langsung, bahwa beliau menyampaikan salam dan apabila sudah saatnya pak Bupati akan tampil ke Publik”sebutnya.

Burhan menambahkan”Untuk itu kita harus pelajari Strategi Nasional , dokumen terakhir sudah kita sampaikan ke Komisi 2 dan sudah kita sampaikan ke Sekretariat Negara, secara dokumen kita rasa sudah lengkap tinggal dibutuhkannya keberanian membuat kebijakan yang tepat dari Pimpinan Daerah Bupati maupun DPR,” jelasnya. (REL/KG78).

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts