Raker di Pinggir Danau Lut Tawar, AJI Kota Bireuen Bahas Program Kerja

TAKENGON: Usai menggelar Konferensi Kota (Konferta) ke-3 pada Maret 2018 lalu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bireuen selanjutnya gelar Rapat Kerja (Raker). Bertempat di Ujung Nunang, pinggir danau Lut Tawar, Aceh Tengah, Sabtu (5/5/2018).

Kegiatan ini dikemas sederhana sembari menikmati pemandangan indah danau Lut Tawar dan dirangkai dengann Family Holiday yang mengikutsertakan keluarga besar AJI Kota Bireuen dengam mengunjungi sejumlah lokasi objek wisata di Takengon.

Dalam Raker ini, selain dirumuskan berbagai program kerja AJI Kota Bireuen kedepannya di bawah kepengurusan baru yang dipimpin oleh Bahrul Walidin dan Umaruddin Ibrahim sebagai ketua dan Sekertaris AJI Kota Bireuen, juga bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan seluruh anggota AJI Kota Bireuen beserta keluarga.

“Berbagai usulan dari anggota AJI Bireuen ditampung dan kemudian dibahas bersama hingga lahir program yang disepakati bersama dan bersinergi dengan program AJI Indonesia, dengan harapan akan dapat berjalan dengan baik dan tentunya bisa memberikan nilai lebih bagi anggota AJI Kota Bireuen dan bermanfaat bagi masyarakat”kata kata Bahrul Walidin, Ketua AJI Bireuen

Raker ini diikuti oleh Anggota AJI Kota Bireuen yang berasal dari Bireuen, Bener Meriah dan Takengon ” AJI Kota Bireuen sebagian bagian AJI Indonesia yang merupakan organisasi Pers yang menjadi konsituen Dewan Pers berkomitmen untuk profesionalitas dan berintegritas dan makin konsisten dalam menjaga independensi dalam kerja-kerja Jurnalistik di tengah makin berat tantangan yang dihadapi oleh para insan Pers dewasa ini”terang Bahrul.

Hasil dari Raker ini, disepakati sejumlan program yang akan menjadi agenda kerja AJI Bireuen diantaranya persiapan pembentukan Biro AJI Takengon, pelatihan bagi jurnalis, sosialisasi, lomba karya jurnalistik, Uji Kompentensi Jurnalis (UKJ), peluncuran Jurnal AJI Bireuen dan berbagai program lainnya.

Kedepannya, AJI Kota Bireuen juga membuka keempatan bari para Jurnalis untuk masuk menjadi Anggota AJI Bireuen, terutama untuk jurnalis yang berasal dari Gayo Lues, Aceh Tenggara dan daerah sekitarnya yang masih masuk dalam wilayah kerja AJI Bireuen.

AJI Kota Bireuen merupakan salah satu organisasi yang diakui dewan pers dan bernaung di bawah AJI Indonesia yang merupakan salah satu anggota International Federation Journalis (IFJ) yang berkedudukan di Brussel, Belgia.

AJI Indonesia dibentuk tahun 1994 silam, dimasa orde baru yang sangat mengekang kebebasan jurnalisme. Berkat semangat dan perjuangan para pendiri, AJI berhasil membangun jaringan dan menjadi organisasi jurnalis yang besar dan terus berkembang di tanah air dan diakui serta menjadi salah satu anggota organisasi jurnalis dunia. (REL)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!