Puluhan Warga Simpang Antara Wih Pesam Dilarikan ke Rumah Sakit

Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi bersama jajaran menjenguk sejumlah warga Simpang antara, Wih Pesam

REDELONG: Sejumlah warga Simpang Antara, Wih Pesam, Bener Meriah tak menduga sama sekali mereka akan dilarikan ke rumah sakit setempat. Niat hati mengikuti wirid di salah satu rumah warga namun kemudian harus dirawat di rumah sakit. Minggu, (1/9/2019).

Gejala yang dialami perut mual, serasah ingin muntah, pening dan gejala lainnya. Informasi terakhir 59 warga mengalami gejala-gejala tersebut.

Kabar ini sampai ke Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi. Orang nomor satu langsung mendatangi ke tempat kejadian. Ia menjenguk satu persatu warga . Sarkawi didampingi Plt. Sekda Khairun Aksa, SE.MM, Kadis Kesehatan Iswahyudi, S.KM, M.Kes, Ketua MPU Tgk. Al Muzani dan Camat Wih Pesam Lukman, SE,

Dugaan awal sejumlah warga tadi mengalami keracunan bahan makanan, namun untuk memastikan benar tidaknya harus menunggu hasil uji laboratorium. Hal tersebut diungkapkan kata keluarga para korban di hadapan Bupati.

Sarkawi langsung memerintahkan Kadis Kesehatan dan seluruh pegawai Puskesmas Pante Raya, untuk secepatnya dan sesegera mungkin memberikan pertolongan penanganan kepada para korban dengan seoptimal mungkin. Agar warga tersebut kondisinya cepat pulih.

“Mari kita do’akan saudara-saudara kita yang tertimpah musibah ini, agar cepat pulih kembali, mengenai penyebabnya nanti kita tunggu hasil dari Dinas Kesehatan, karena dari pihak Dinkes sekarang lagi bekerja, jadi kita tunggu, dan saya harap jengan berspekulasi yang macam-macam, sekali lagi kita tunggu hasil pastinya, karena Tim Dinkes saat ini sedang bekerja, terkait masalah hukumnya itu kita serahkan kepada pihak Kepolisian”, jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi menyampaikan, pihak dinas telah memberikan pertolongan dengan sebaik-baiknya, dan seoptimal mungkin.

“Insya Allah, sebagian korban sudah mulai berangsur pulih, dan sebagian lagi masih memerlukan pertolongan intensif, dan ada yang sudah kita rujuk ke RSUD Munyang Kute” kata Iswahyudi.

ia juga menerangkan sebanyak 23 orang sekarang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Untuk penyebab pasti penyebabnya, kata Iswahyudi pihak belum memastikan dan harus menunggu hasil uji Laboratorium,

“Karena sampel makanannya sudah kita krimkan malam ini juga (Minggu, 1/9/2019-red) ke Banda Aceh, jadi kita harus tunggu” ujarnya. (Arsadi).

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!