Puluhan Perwakilan Pengusaha Dam Truk Bener Meriah Protes Kenaikan Harga Material

REDELONG : Puluhan perwakilan Supir dan pengusaha Dam Truk di Kabupaten Bener Meriah, mendesak Pemerintah daerah ( Pemda ) untuk memberikan peringatan ( sanksi) kepada pengusaha galian c yang diduga telah melanggar peraturan dengan menaikan harga material secara sepihak. Hal itu disampaikan Koordinator Supir Dam Truk Bener Meriah Adi Jablay saat beraudensi dengan Pemda setempat. Kamis ( 4/4/2019 ).

Menurutnya, akibat naiknya harga material yang dilakukan oleh pengusaha galian c, dam truk yang ada di Bener Meriah telah mogok kerja 4 hari ke belakang.

” Sudah 4 hari para supir dam truk sudah tidak bekerja akibat kenaikan harga material, dan apabila hal ini tidak segera diselesaikan kita kwatir tidak saja berdampak pada nasib supir dam truk tetapi juga akan berdampak akan terhambatnya pembangunan di daerah ini “, ujar Adi Jablay koordinator supir dam truk Bener Meriah.

Sejumlah sopir dam truk pengangkut bahan material mogok kerja, karena protes kenaikan material,

Ia mendesak Pemda, agar mencabut izin bagi para pengusaha galian c yang tidak mau mengindahkan peraturan yang telah diterbitkan pemerintah terkait dengan ketentuan harga.

Perwakilan supir Dam Truk lainya, Fahru menyampaikan pihaknya berharap kepada Pemerintah daerah agar para pengusaha galian c yang ada di Bener Meriah ini dihadirkan dalam audensi ini, agar mereka semua mendengar apa alasan mereka sehingga menaikan harga material.

“Sebenarnya kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak galian c itu untuk menyepakiti harga yang lama sebelum adanya peraturan perubahan harga yang dikeluarkan pemerintah. Namun kesepakatan itu sepertinya tidak di Amini mereka sehingga harga material tetap naik”kata Fahru.

Oleh sebab itu, tambah Fahru, hari ini pihaknya menyampaikan persoalan ini kepada Pemerintah daerah agar hal ini dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin.

Hal senada juga disampaikan ketua Organda Bener Meriah Muhammad Arif, yang berharap agar harga material itu mengacu kepada harga yang lama sebelum adanya perubahan yang dikeluarkan pemerintah.

Sementara itu Pelaksan tugas ( Plt ) Sekertaris daerah ( Sekda ) Bener Meriah Khairun Aksa yang didampingi Kepala Dinas Perdagangan Miharbi, Sekretaris Keuangan Armansyah, di hadapan perwakilan Supir Dam Truk itu menyampaikan akan memanggil para pengusaha galian c itu.

Terkait masalah harga, untuk saat ini belum ada penaikan harga material yang dikeluarkan pemerintah.

” Kami menegaskan Pemerintah Bener Meriah belum ada mengeluarkan harga kenaikan material “, tegas Khairun Aksa.

Plt Sekda itu menyampaikan, pihaknya akan meminta penjelasan pengusaha galian c atas kenaikan harga matrial.

” Untuk sementara kami meminta kepada supir atau pengusaha dam truk bersabar” pintanya.

Dari Pantauan media ini, ratusan mobil dam truk berjejeran disepanjang jalur dua simpang bandara udara rembele arah kompleks perkantoran Pemda Bener Meriah. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!