Pulang ke Gayo, Ini Harapan Bupati Kepulauan Seribu Asal Takengon

 

 

REDELONG: Drs. Irmansyah, M. Sc, putra asal Gayo yang kini jadi Bupati Kepulauan Seribu berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, Ahmadi-Sarkawi lima tahun kedepan, harus membuat perencanaan yang terintegeritas dengan semua pihak yang ada, termasuk dengan Pemerintahan Provinsi Aceh, Pemerintahan Pusat sehingga pembangunan di Bener Meriah ini bisa cepat terwujud secara efektif dan efisien.

Hal tersebut diungkapnya ketika mendarat di Bandara Rembele  dengan Pesawat Wings Air ATR72  dari Bandara udara Kualanamu Sumatra Utara saat disambut oleh Kadis Kominfo Bener Meriah. Kepulangannya   ke  Gayo ( Takengon), untuk menjadi wali pernikahan salah satu keponakannya.

Alumni SPDN Bandung 1989 ini mengatakan sebagaimana diketahui bersama semua pihak merasa berkepentingan untuk membangun Bener Meriah, intergrit planning ( Perencanaan integeritas-red) dan budget in controller ( control anggaran-red). Paparnya.

Lebih lanjut  Bupati yang namanya mirip dengan nama Kadis Kominfo Bener Meriah ini mengatakan begitu juga dengan Kabupaten Aceh Tengah “Harus bersama semua pihak membuat perencanaan, dengan melihat potensi yang paling besar  dan yang paling penting sebetulnya sekarang ini adalah Indonesia secara keseluruhan menanamkan kepada taurism dan investasi begitu juga Bener Meriah dan Aceh Tengah”ujarnya.

Tapi dalam dunia investasi sebut Irmansyah harus berhati-hati” Artinya, kita mesti berhati-hati terhadap investor, karena investasi itu betul-betul orang yang berkomitmen untuk membangun, jangan hanya investasi mereka nantinya untuk berkepentingan mengeksplorasi semua yang ada di Aceh Tengah maupun Bener Meriah lalu di bawa ke tempat mereka semua tampa ada titik terang” pungkasnya.

Putra kedua dari tokoh Gayo, Wahab Rahmadsyah ini pernah menjabat sebagai staf Jokowi semasa menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Selama 5 bulan, Irmansyah keseharian tugasnya bersama Jokowi, sebagai kepala biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri Pemerintah DKI Jakarta yang membawahi 4 bagian, Tata Usaha Pimpinan, Kerjasama Luar Negeri, Pelayanan Korps Diplomatik, serta bagian Protokol.

Saat gempa Gayo 2 Juli 2013, Irmansyah banyak memberi informasi kepada Jokowi yang kemudian DKI Jakarta memberikan bantuan untuk korban gempa senilai Rp 3 Milyar, dengan rincian Rp 1 Milyar untuk Bener Meriah dan Rp 2 Milyar untuk Aceh Tengah.  (Arsadi Laksamana )

Komentar Anda
SHARE