PTQ RRI,  Wapres  Ma’ruf Amin Berkunjung ke Aceh Tengah?

Wapres Ma’ruf Amin

Kabargayo.com, Takengon: Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dijadwalkan bakal hadir di Takengon Aceh Tengah. Kehadiran  Wapres untuk membuka secara resmi acara Pekan Tilawatil Qur’an  (PTQ) RRI ke 52. Pelaksanaan PTQ ini yang dilaksanakan di Takengon ini diikuti peserta dari RRI yang ada di tanah air.

PTQ- RRI Ke-52 Tingkat Nasional  Tahun 2022 ini yang pada mulanya akan digelar pada 15-19 April 2022, dipastikan akan berlangsung lebih awal dari jadwal yang direncanakan.

Read More

Kepastian memajukan tanggal pelaksanaan PTQ menjadi 13-17 April 2022 tersebut, diputuskan dalam rapat yang dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Direktur LPU-RRI Pusat, Yonas Markus Tuhuleruw, Sabtu (02/04/2022).

Yonas dalam arahannya menyebutkan, adanya perubahan dari jadwal yang direncanakan itu, adalah terkait dengan konfirmasi terakhir dari Wakil Presiden RI, KH. Makruf Amin yang berkenan membuka secara resmi perhelatan PTQ RRI Ke-52 Tahun 2022 yang pelaksanaannya digelar di Takengon.

Dikatakannya, sesuai dengan schedule kegiatan resmi dari Sekretariat Wakil Presiden, diagendakan Wapres Makruf Amin akan tiba di Takengon pada 13 April 2022 untuk membuka PTQ RRI Ke-52 secara resmi pada Pukul 14.30 WIB, untuk kemudian melanjutkan kegiatan kenegaraan lainnya di Banda Aceh.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar  menyampaikan rasa bangga dan  sangat menyambut baik  atas rencana Wapres RI untuk membuka dengan resmi PTQ-RRI Ke-52 mendatang di Takengon. Pihaknya akan akan melakukan penyesuaian jadwal dan bekerja lebih ekstra lagi, atas konsekuensi dimajukannya pelaksanaan PTQ RRI lebih awal dari yang direncanakan.

Shabela berharap Wapres menyempatkan diri bermalam di Takengon dan bersedia bersilaturahmi dengan masyarakat. “Pemintaan kami, hendaknya Bapak Wakil Presiden dapat menginap atau bermalam di Aceh Tengah. Karena banyak sekali masyarakat wilayah tengah ini yang ingin bertatap mata dan bersilaturrahmi secara langsung.” Harap Bupati.

Seminar Nasional

Seminar Nasional yang bertemakan tentang Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari Tanah Gayo dibawah Komando Mr. Syafruddin Prawiranegara rencananya juga agar digelar dalam rangkaian PTQ-RRI  Ke-52 di Takengon.

Panitia Seminar berencana akan menghadirkan narasumber kaliber  Tokoh Nasional dan Sejarawan Anhar Gonggong, Sejarawan dan Peneliti Senior LIPI Prof. Dr. Taufik Abdullah dan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Dien Madjid, ditambah dua pembicara lokal masing-masing Tagore Abubakar dan Ibnu Hadjar Laut Tawar.

Bupati Shabela dalam keterangannya mengemukakan bahwa tema yang dibahas dalam Seminar Nasional dimaksud merupakan momentum yang tepat untuk mengkaji dan menggali kembali catatan sejarah, bahwa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia pernah dikendalikan dari daerah ini dibawah komando Sang Ketua PDRI, Mr. Sjafruddin Prawiranegara.

Shabela berpendapat, dengan adanya seminar yang mengulas sejarah bagaimana Sjafruddin Prawiranegara memimpin PDRI dari Tanah Gayo pada saat Agresi Militer II Belanda di Tahun 1948-1949, diharapkan dapat melengkapi goresan catatan sejarah Republik Indonesia bahwa negara ini pernah dipimpin oleh “presiden kedua” dari belantara pedalaman Aceh atau tepatnya di Jamur Barat Dataran Tinggi Gayo.

“Menurut kami ini sangat penting ya,  karena sedikit sekali catatan sejarah bangsa kita yang menuliskan secara lengkap rangkaian perjalanan 204 hari Mr. Syafruddin Prawiranegara memimpin bangsa ini, khususnya saat dia memimpin dari belantara pedalaman Aceh di Gayo,” terang Shabela.

Direncanakan, selain pelaksanaan seminar dalam bentuk diskusi panel, nantinya turut dilakukan napak tilas  perjuangan Mr. Sjafruddin Prawiranegara selama di Tanah Gayo, yang kedudukan lokasinya saat ini berada di Jamur Barat dan Wih Porak Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah. (REL)






Related posts