PT BPR Syariah Renggali Buka Kantor Kas di Paya Ilang

TAKENGON: PT BPR Syariah Renggali resmikan kantor Kas Paya Ilang. Peresmian ini dilakukan oleh Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin MM, selain peresmian kantor Kas dalam kesempatan itu PT BPR Syariah Renggali juga berganti nama menjadi PT BPRS Gayo, Kamis (16/11/3017).
PT BPR Syariah Renggali merupakan salah satu Badan usaha milik Daerah Kabupaten Aceh Tengah yang pembentukannya berdasarkan Qanun kabupaten Aceh Tengah Nomor 14 tahun 2008 yang tujuannya dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya penyediaan permodalan bagi ekonomi lemah.

Direktur PT BPR Syariah Renggali, Aedy Yansyah, SE mengatakan saat ini aset yang kini dimiliki per Oktober sebesar Rp 27.589.550.000,- Sedangkan total pembiayaan produktif dan konsumtif sebesar Rp 23.423.184.000,- sementara itu dana pihak ketiga yakni tabungan sebesar Rp 10.013.931.000,- dan Deposito sebesar Rp 6.445.000.000,-

Ia menambahkan setoran modal dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sampai tahun 2017 sebesar Rp. 10,000,000,000,- ” Alhamdulilah dalam dua tahun terakhir PT BPR Syariah Renggali mendapat penghargaan, yakni 2016, penghargaan dari OKJ Banda Aceh terbaik Ini III atas kinerja keuangan tahun 2016 dan 2017 ini kita mendapat penghargaan dari Majalah Info Bank dengan predikat berkinerja sangat bagus berdasarkan kategori aset Rp 25 s/d Rp 50 Milyar setingkat BPR syariah secara Nasional” ujarnya.

PT BPR Syariah Renggali mulai beroperasi 4 Pebruari 2008, semula beralamat di Jalan Sengeda dan kemudian pindah ke Jalan Mahkamah Takengon.

” Pada 16 Nopember 2017 ini, membuka kantor Kas di kawasan Paya Ilang, dengan dibukanya kantor Kas ini, PT BPR Syariah Renggali telah mempunyai dua kantor Cabang” sebutnya seraya menambahkan pembukaan kantor Kas ini merupakan langkah awal untuk membuka jaringan kantor baik di Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues.

Sementara itu terkait pergantian nama dari sebelumnya PT BPR Syariah Renggali menjadi PT BPRS Gayo, Aedy Yansyah menjelaskan telah memperoleh persetujuan di Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU 0023765.AH.01.02 Tahun 2017 Tentang Persetujuan Anggaran Dasar Perseorangan Terbatas PT BPRS Gayo dan kini tinggal menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk dapat menggunakan nama PT.BPRS Gayo secara penuh.

Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM dalam sambutannya dalam peresmian ini berharap dengan dibukanya kantor Kas ini akan dapat memudahkan usaha ekonomi mikro terutama untuk pedagang diseputaran Pasar Paya Ilang Takengon.

” BPRS Gayo 98% milik Pemerintah Daerah atau milik rakyat dan 2% milik koperasi Pegawai Negeri Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh”jelas Bupati.(Wien Godank)

Komentar Anda
SHARE