Pront Pembela Tanah Air Aceh Tengah, Dipimpin Abdullah MK

  • Whatsapp
Abdullah MK (kanan) menerima “Perangkat” administrasi kantor, setelah dikukuhkan. (Foto-Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Sempat fakum, Pront Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tengah, kembali menyusun langkah untuk menguatkan barisan. Atas kefakuman, dan hasil musyawarah yang digelar secara resmi terpilih sebagai Ketua Umum Abdullah MK, Ketua Harian Puasa alias Jaci, Panglima Zainuddin Cibro serta Sekretaris Zulfan Diara Gayo.

Menurut Zulfan saat ini PETA tengah menyusun kepengurusan yang nantinya diemban selama 2020-2025. Penyusunan juga mempertimbangkan keeterlibatan kawan-kawan semua, agar dapat diakomodir sehingga struktur kuat dalam artian kekeluargaan.

Kedepan menurut Ketua Umum, Abdullah MK, PETA akan berdampingan dengan pemerintah untuk membangun satu rangkaian kegiatan yang sifatnya sosial dan bergotong royong. “Semangat bergotong-royong harus kita kembalikan untuk mencapai kesejahteraan bersama,” ungkap Abdulah MK, (22/9).

Rapatkan barisan untuk satu langkah, jangan ada perpecahan diantara anak bangsa. ”Kita tidak ingin ada perpecahan antar anak bangsa, bersama satu kuat untuk pembangunan kedepan,” ungkap Abdullah Mk lagi.

Abdullah MK yang terpilih secara Aklamasi, berharap semua yang terlibat dalam PETA kedeepan harus mampu membangun solidaritas antar sesama, “Itu sangat perlu dan penting dalam berorgasisasi,” katanya saat ditanya Wartawan.

Usai acara musyawarah, PETA Aceh Tengah mendapatkan siraman rohani dari pucuk Pimpinan PETA Aceh, IR. H. Tagore Abubakar. Tagore berharap PETA Aceh Tengah bersinergi dengan siapapun untuk membangun kesamaan pandang dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Modal utama itu. Lainya sejahterakan anggota dan masyarakat secara berlahan sehingga roda organisasi tidak goyah,” harapan Tagore Abubakar. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts