Program UPSUS 2017 di Bener Meriah Berakhir

REDELONG: Dosen Pembimbing dan sejumlah Mahasiswa asal Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh yang melaksanakan tugas Pendampingan Program Nasional Upaya Khusus (UPSUS) Tahun 2017 di kabupaten Bener Meriah resmi ditarik mulai besok, Sabtu (26/8).

Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Dr. Ir. Agussabti, M.Si melalui Surat yang dilayangkannya kepada Bupati Bener Meriah Nomor 1837/UN11.5/KU/2017 Tanggal 21 Agustus 2017 Prihal Penarikan Dosen dan Mahasiswa Pendampingan Program UPSUS 2017, secara resmi menarik kembali Dosen Pembimbing dan sejumlah Mahasiswanya yang telah melaksanakan kegiatan pendampingan bersama Penyuluh Pertanian Kabupaten Bener Meriah yang telah bertugas sejak 15 Mei 2017 yang lalu melalui Program Nasional UPSUS Tahun 2017 dalam Upaya Peningkatan Produksi Pangan di Provinsi Aceh Tahun 2017.

Team yang terdiri seorang Dosen Pembimbing, yaitu Dr. Ir. Hairul Basri, M.Sc. dan sebelas orang Mahasiswa ini telah melaksanakan pendampingan selama tiga bulan lebih di beberapa kecamatan dalam wilayah kabupaten Bener Meriah.

Lebih rinci kesebelas Mahasiswa tersebut, yakni Isnaidi dan Zahraturrahmi di kecamatan Gajah Putih; Irfan Hidayat, Maulidawati dan Maisarah di kecamatan Wih Pesam; Athaillah, Sylvia Zahara dan Nelly Safriani di kecamatan Pintu Rime Gayo serta Maris Utama, Suroso dan Rizki Febriani.

Sehubungan dengan berakhirnya program dan ditariknya Dosen dan Mahasiswa yang melaksanakan Program UPSUS tahun 2017, Bupati Bener Meriah atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah serta masyarakat Bener Meriah melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah Drs. Ismarissiska, MM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima yang sebesar-besarnya kepada seluruh personil team, Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan semua pihak yang telah memberikan konstribusinya dalam pelaksanaan program ini dengan harapan mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Bener Meriah dalam upaya peningkatan produksi pangan di daerah berhawa sejuk dan sentra priduksi kopi Arabika Gayo ini. (REL)

Komentar Anda
SHARE