Program 300 Ribu Masker Tetap Lanjut, Shabela: Kekurangan Akan Dipenuhi!

  • Whatsapp
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar didampingi Jubir Gugus Tugas percepatan penanganan virus Corona Aceh Tengah dr Yunasri dan Kepala BPBD Aceh Tengah Drs Ishak (Photo/Arinos)

KABARGAYO.COM, Takengon; Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sebutkan program 300 ribu masker akan tetap dilanjutkan dan nantikan akan dibagikan untuk seluruh masyarakat  yang ada di daerah berhawa sejuk itu.

Hal itu dikatakan Bupati Shabela saat menggelar konfrensi pers dengan awak media di gedung Ummi Pendopo Setempat, Kamis (25/06/2020) malam.

Read More

Pemerintah Aceh Tengah sendiri telah mengeluarkan Perbub wajib masker, dalam rangka pencegahan wabah Covid-19. Sampai saat ini, Kabupaten penghasil kopi ini masih berstatus zona hijau dan tengah bersiap menerapkan New Normal.

“Program 300 ribu masker tetap dilanjutkan, kalau sudah disampaikan diawal harus komitmen, jangan ragu ditengah jalan,” kata Bupati Aceh Tengah. Sebelumnya sebagaimana diketahui, program pengadaan 300 Ribu masker di Kabupaten ini sempat menuai pro dan kontra.

Menurutnya, pengadaan masker dengan jumlah 300 ribu itu sesuai dengan jumlah penduduk yang ada di Aceh Tengah, setiap masyarakat diatas 5 tahun akan menerima 2 lembar masker, sehingga tidak ada alasan nantinya Pemerintah tidak membagikan masker kepada rakyatnya.

“Sudah sesuai dengan jumlah penduduk yang ada di Aceh Tengah, 300 ribu itu termasuk anak yang baru lahir, kami prediksi setiap jiwa menerima 2 masker dari pemerintah, kami menilai belum terlambat dibagikan ke masyarakat,’ terang Shabela.

Terpisah, Kepala dinas kesehatan Aceh Tengah Jayusman, sebelumnya menyatakan sisa 100 Ribu masker dari 300 Masker yang diprogramkan sementara ditunda dan sedang dibahas lebih lanjut dengan pihak terkait. Hal tersebut karena adanya desakan berbagai pihak yang meminta agar anggaran sisa 100 Masker yang belum siap itu dialihkan ke program lain saja.

“Atas desakan dari beberapa pihak sisa 100 ribu masker ini belum dilanjutkan, untuk itu akan kami bahas lebih lanjut, sementara ini, biarlah yang 200 ribu disalurkan dulu ke masyarakat, jika nanti ada yang lebih kami akan bagikan saat menegakkan Perbup tentang wajib memakai masker ditempat umum” terang Jayusman.

Untuk diketahui, program 300 ribu masker dengan total anggaran yang dikucurkan Rp2,1 Miliar sempat menuai pro dan kontra, masker itu dijahit oleh penjahit lokal di Aceh Tengah, harga perlembarnya berkisar Rp7000. Saat ini yang sedang disalurkan ke masyarakat di 295 kampung di 14 Kecamatan sebanyak 200 ribu masker. (Kar)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts