Profesionalisme Guru Zaman Now

0

 Oleh: Hj. Halimatus Sakdhiah, S.Pd*

Guru adalah pendidik dan pengajar pada suatu pendidikan  melalui sekolah atau pendidikan formal. Guru umumnya merujuk kepada pendidik yang profesional yang memiliki tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Menjadi profesional adalah tuntutan dalam jabatan, pekerjaan ataupun profesi.

Menjadi profesional, dapat diartikan menjadi ahli pada bidangnya. Dan seseorang yang profesional, tentunya akan berkualitas dalam melaksanakan tugasnya. Pertanyaan yang akan muncul, perlukah seseorang yang profesional memiliki sertifikat??? Apakah sertifikat profesional dapat menentukan kualitas seseorang guru?

Menjadi guru pada abad ini, bukan hanya dituntut untuk dapat mengajar di depan kelas. Menjadi guru merupakan pekerjaan yang kompleks pada zaman sekarang. Guru harus mampu mengimbangi segala informasi dan perkembangan teknologi di lingkungannya. Guru harus menguasa metode, model dan pendekatan yang dpat diterapkan pada proses pembelajaran di kelas. Pemahaman tentang metode, model dan pendekatan dalam pembelajaran ini akan memudahkan sang guru dalam mencapai tujuan dalam proses pembelajaran di kelas.

Hal yang sangat disayangkan pada Zaman now,kinerja profesional guru dinilai dari nilai UTN. Nilai minimal kelulusan ini kian meranjak dari tahun ke tahun. Dan terakhir ditahun 2016 dan 2017 ini nilai UTN menjadi 80. Harapan pemerintah, dengan meningkatnya nilai ketuntasan minimal ini, dapat meningkatkan kualitas guru.

Jika kita melihat dari sisi lain, pelaksanaan PLPG selama 10 hari yang bermuara pada UTL (Ujian Tulis Lokal) hanya berdampak sangat kecil. Nilai yang didapat dari UTL ini akan menjadi syarat untuk mengikuti UTN. Yang sekarang menjadi momok menakutkan bagi setiap peserta PLPG. Sementara massa kerja serta pengalaman guru mengajar tidak ada artinya sama sekali. Miris sekali rasanya ketika profesional guru hanya di nilai dari UTN. Secara awam, kita dapat mengartikan Ujian Tulis Nasional adalah ujian yang dilaksanakan secara tertulis dengan standar Nasional. Namun anggapan ini tentulah sangat salah. Ujian Tulis Nasional yang dilaksanakan beberapa tahun belakangan dilaksanakan secara Online. Sekali lagi guru dituntut harus profesional dan menyeimbangkan diri dengan perkembangan teknologi zaman now.

*Penulis adalah Guru di SMA Negeri 2 Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah, Aceh

Komentar Anda
SHARE