Jokowi : Target Tahun ini 5 Juta Sertifikat Tanah

0

JAKARTA:Banyaknya pemilik tanah di Indonesia yang tanahnya tidak bersertifikat menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Pemerintah saat ini kata Presiden tengah berupaya untuk membagikan sertifikat tanah pada lahan yang dimiliki oleh masyarakat di berbagai daerah. Kepemilikan sertifikat tanah ini merupakan bukti sebagai pemilik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden sendiri telah memberikan target kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil untuk jumlah sertifikat yang dibagikan kepada masyarakat.

“Target tahun ini 5 juta seluruh Indonesia, biasanya hanya 500-700 ribu sertifikat,” kata Presiden.

Masalah yang dihadapi saat ini dalam pembagian sertifikat kepada masyarakat adalah kurangnya jumlah tenaga dari juru ukur. Untuk itu Presiden meminta untuk ditambah juru ukur. Salah satunya adalah perekrutan melalui jalur outsourcing.

“Tahun depan targetnya 7 juta sertifikat yang dibagikan,” ujar Presiden.

Untuk diketahui, dari 106 juta bidang tanah, baru 46 juta bidang yang telah disertifikatkan. Presiden menginginkan pada tahun 2025 nanti semua bidang telah bersertifikat.

Oleh karenanya, Presiden mengingatkan bahwa apabila target tidak tercapai, maka banyak pihak yang harus bertanggungjawab. Mulai dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) tingkat kabupaten/kota, Kepala BPN tingkat provinsi dan menteri untuk tingkat menteri dari pemerintah pusat.

Pemerintah akan terus mendorong pembagian sertifikat tanah sebagai bagian reforma agraria untuk mewujudkan keadilan. Menurut Jokowi, reforma agraria bukan hanya tentang persoalan administrasi atau untuk penyelesaian sengketa agraria antara masyarakat dengan perusahaan atau antara masyarakat dengan pemerintah. Reforma agraria juga harus dilihat sebagai upaya untuk mewujudkan keadilan bagi masyarakat. (Wein Pengembara)

Komentar Anda
SHARE