Pratu Kasnun Dikebumikan di Pemakaman Keluarga Seribuan Warga Ikut Menyaksikan

Prosesi secara militer pemakaman jenazah Pratu Kasnun || Foto:Karmiadi

TAKENGON: Almarhum Pratu Kasnun telah dikebumikan di komplek pemakaman keluarga di Desa Melala, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. Hal itu merupakan keinginan pihak keluarga Kasnun, sebelumnya pihak keluarga sempat ditawarkan supaya Kasnun dikebumikan di Makam Pahlawan Reje Bukit Takengon.

Prosesi pemakaman sacara militer itu turut disaksikan oleh seribuan masyarakat yang hadir dari berbagai pelosok untuk melayat serta memanjatkan do’a. Isak tangis pun turut menghiasi kedatangan jasad Pratu Kasnun yang tiba dikediaman sekira pukul 4.30 Wib.

Tangisan histeris pecah saat almarhum, bungsu dari empat bersaudara sampai dirumah duka. Terumata ibu tercinta Samsi, tak menyangka hanya sampai di tanah Papua anaknya berbakti untuk ibu pertiwi. Tidak hanya Samsi, ayah Pratu Kasnun juga terlihat berlinang air mata, walau terlihat tampak tegar menghadapi kenyataan.

Dalam serta luar rumah almarhum dipenuhi pelayat yang ingin memanjatkan do’a untuk almarhum Pratu Kasnun yang gugur atas tugas Negara. Selain warga dari berbagai pelosok kecamatan Celala, hadir anggota TNI dari Kodim 0106 Aceh Tengah untuk mempersiapkan prosesi pemakaman secara militer.

Dandim Letkol Inf Hendry Widodo dalam arahanya setelah pemakaman mengatakan Pratu Kasnun adalah prajurit tanguh dalam membela Negara. Dan semua jasa-jasanya pasti akan selalu kita kenang. Sebagai anak bangsa dan pembela sangsaka Merah Putih, TNI sangat kehilangan sosok putra Gayo.

“Kami dan kita semua sangat kehilangan Pratu Kasnun. Sebagai prajurit yang tanguh yang setia dalam membela sangsaka Merah putih dan berjuang untuk kedaulatan bangsa Indonesia. Kita doakan semoga almarhum ditempatkan disisi Allah Swt,” kata Hendry Widodo.

Disampaikan Dandim Hendry Widodo, Pratu Kasnun yang gugur saat melakukan tugas negara juga memperoleh penghargaan kenaikan pangkat dari Prajurit Satu (Pratu) menjadi Prajurit Kepala (Praka) Anumerta. “Itu diberikan sebagai tanda jasa almarhum yang telah berbakti kepada ibu pertiwi,” jelas Hendry Widodo.

Pemakaman yang dilakukan dengan upacara meliter berjalan dengan baik. Almarhum yang sampai dirumah duka tidak lagi di mandikan karena sebelumnya sudah dilakukan fardu kifayah di Jakarta. Almarhum Pratu Kasnun sebelum di kebumikan sekitar pukul 9.30 Wib.

Seperti diberitakan sebelumnya, almarhum Putra terbaik Gayo itu menghadap Sang Khalik saat bertugas di Satgas YR 321/GT di Nduga Papua, Pratu Kasnun tewas saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), 13 Mei 2019.(Karmiadi)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!