PLT Bupati Bener Meriah Serahkan Secara Simbolis Intensif LPPTKA-BKPRMI

0

image

REDELONG- Lembaga Pembinaan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA ) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI ) Kabupaten Bener Meriah yang selami ini telah mengabdikan diri pada masyarakat, dimana keberadaan lembaga tersebut berorintasi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan agama pada anak-anak terus memberikan hal yang terbaik agar anak dapat mempelajari ilmu agama semenjak dini.

Dalam acara itu para ustad dan ustajah lPPTKA dan BKPRMI yang di serahkan Plt Bupati Bener Meriah secara simbolis ( 27/6) di masjid Nabawi Komplek Pemkab Bener Meriah.

  “Sejauh ini perhatian Pemerintah Daerah dalam mendukung kegiatan ke agamaan telah kita rasakan, dimana untuk mendukung program   bak’da Magrib telah memplotkan agaran 6 milyar kurang lebih, dan bantuan untuk masjid sebanyak 12 milyar,  intensif guru TPA sebesar 1 milyar.  Itu semua
adalah bentuk perhatian pimpinan Bener Meriah dalam program ke
agamaan. sebut Nasri Lisma” ujar, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah Nasri Lisma

” Dalam 4 tahun perjalan Bupati Bener Meriah yang telah memimpin
daerah ini sudah banyak memberikan kontribusi terhadap kegiataan ke
agamaan, dan sejauh ini meski Plt sebagai Pemimpin tunggal namun beliu
tetap konsisten memperjuangkan dan mendukung program ke agamaan”jelasnya lagi.

Nasri Lisma juga mengatakan, mengucapkan kasih pada
ustad dan ustajah yang senantiasa berupaya terus memberikan ilmu
pengetahuan agama pada anak-anak, meski honorium yang diterima hanya
satu juta dua ratus ( 1200.000 ) per tahunnya.”Bila di bagi perbulannya berarti honorium yang di terima hanya seratus ribu rupiaah (100.000 ). Namun para ustad dan ustajah di Bener Meriah tetap rela dan iklas menyumbangsih kan ilmu mereka pada santri “kata Nasri Lisma.

Semtara itu dalam arahanya Plt Bupati Bener Meriah Drs Rusli M Saleh
mengatakan, Taman Kanak-Kanak ( TKK ) adalah merupakan wadah atau
tempat anak bergembira untuk belajar menekuni pengetahuan agama mulai
dari usia dini, anak sampai  remaja. Untuk hal ini yang perlu di diperhatikan bagi ustad dan ustajah adalah metode pengajaran yang mudah di ingat, di mengerti dan dipahami para santri.

” Metode yang tepat dalam memberikan pelajaran pada santri akan dapat
memotivasi para santri untuk cepat menghapal dan memudahkan santri
tersebut mempelajarinya” pungkas Rusli ( gona )

Komentar Anda
SHARE