Plh Dinsar Bener Meriah : Tidak Ada Pemotongan Bantuan Untuk Anak Yatim

REDELONG :Plh. Kepala Dinas Syariat Islam Drs. Aldiayan AR terkait menegaskan bahwa tidak benar sama sekali kalau ada yang menyatakan dan menuduh pihaknya melakukan pemotongan terhadap bantuan anak yatim.

Hal tersebut ia sampaikan saat dikonfirmasi media ini Selasa (17/7/2018) di ruang kerjanya “Selain pajak, Dinsar tidak ada memotong bantuan anak yatim “. Tegas Aldiayan.

Dia juga menjelaskan, Jumlah anak yatim penerima bantuan pada bulan ramadhan itu, sebanyak 2220 orang bukan 5000 orang, dan uang yang diterima masing-masi ng anak yatim Rp.475. 000, karena telah dipotong pajak Rp. 25.000 dari jumlah Rp. 500.000 sesuai yang tertera di DIPA.Ungkap Plh Dinas Syariat Islam itu.

“Jadi ada kesalahan informasi yang diterima oleh masyarakat, terutama untuk jumlah anak yatim yang menerima bantuan, yang benar adalah 2220 orang bukan 5000 orang, kami sendiri heran kenapa bisa muncul jumlah 5000 orang itu, sementara untuk pemotongan pajak pada saat pembagian, bupati sendiri telah menyampaikan”jelasnya lagi.

Terkait masalah ini sebelumnya, dalam demo yang mengatasnamanakan Aliansi Pemuda Bener Meriah ( Apah) 12 Juli yang lalu, salah satu tuntutan peserta aksi di hadapan beberapa anggota Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah Sarbinari dan beberapa anggota DPRK lainnya, salah satu perwakilan Apah mendesak DPRK untuk membuat tim Pansus untuk mengusut dugaan indikasi pemotongan dana hibah untuk anak yatim. (Gona)

SHARE