Plafon Salah Satu Ruang Rawat Inap di RSUD Datu Beru Ambruk

  • Whatsapp

TAKENGON: Sudah Jatuh tertimpa tangga pula, seperti inilah yang alami oleh Muhammad Amin dan Juanda M Ali. Keduanya pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru. Mereka tak mengira dijatuhi plafon ruangan tempat mereka dirawat inap. Selasa (30/7/2019).

Tapi apa lacur, peristiwa ini membuat keduanya shock dan panik, termasuk keluarga masing-masing yang menemani.

“Saya pikir gempa, saya sedang duduk tiba-tiba jatuh dan menimpa badan saya. Terkejut, saya sempat shock, tapi gak apa-apa karena triplek ringan”kata Muhammad Amin. Ia berasal dari Jagong, Aceh Tengah.

Keduanya dirawat di ruang Kepies lantai dua, kamar 21 RSUD Datu Beru. Plafon langit-langit kamar yang dibangun pada 2015 lalu itu ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kedua pasien tadi dipindahkan ke ruangan lain.

Salah seorang keluarga pasien itu sempat bersitegang dengan petugas rumah sakit tipe B ini. Setelah diberikan penjelasan oleh pihak rumah sakit ketegangan mereda.

Kabid Keperawatan RSUD Datu Beru, dr Yunasri M.kes kepada Kabargayo saat dikomfirmasi menerangkan plafon itu ambruk saat petugas hendak mengganti infus pasien.

“Sangkutan gorden itu ditempel pada triplek, tidak mengenai tulang dalamnya, makanya cepat ambruk,” jelasnya. Hal ini akan ia laporkan ke pimpinannya untuk dievaluasi. Yunasri menyebut, gorden pemisah antar pasien itu dipasang pertengahan tahun lalu.

Untuk pasien, ia memastikan kondisi keduanya mulai stabil.

“Pasien telah dievakuasi dan pergantian infus dilanjutkan”kata Yunasri.

Sepekan terakhir pelayanan rumah sakit yang telah menjadi Badan Layanan Umum (BLUD) sempat menjadi sorotan. Lima hari sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus SKM melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit Akreditasi Paripurna itu, Jumat malam (26/2019).

Sidak ini menyahuti keluhan dari pasien terhadap lambannya pelayanan oknum perawat gedung rawat inap yang sama (Kepies lantai II) yang beredar di Medsos.

Atas insiden ambruknya plafon kamar rawat inap itu, Yunasri selaku Kabid Keperawatan meminta maaf. “Saya mewakili di bidang perawatan memohon maaf kepada keluarga-keluarga pasien” pinta Yunasri. (Arsadi Laksamana)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts