Petue Kampung di Bener Meriah Rapat Koordinasi Pembinaan

REDELONG : Sedikitnya 232 Petue Kampung atau Badan Permusyawaratan Kampung ( BPK ) di Kaputanen Bener Meriah, ikuti rapat koordinasi pembinaan BPK yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Bidang tata Pemerintahan ( Tatapem ). Rabu ( 5/12/2018) di Gedung Empu Beru setempat.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan ( Kabag Tatapem ) Sasmanto, SE kepada awak media diruang kerjanya menyampaikan, kegiatan rapat koordinasi pembinaan Petue Kampung ( BPK ) akan dilaksanakan selama 2 hari mulai hari ini Rabu tanggal 5 sampai dengan Kamis tanggal 6 Desember 2018. Kata Sasmanto.

Lanjutnya, untuk tahap pertama kegiatan hari ini diikuti paserta para Ketua Petue Kampung dari Kecamatan Pintu Rime Gayo, Gajah Putih, Timang Gajah, Wih Pesam dan Kecamatan Bukit.

Sementara untuk tahap ke kedua, para peserta berasal dari Petue Kampung yang berasal dari Kecamatan Bandar, Permata, Syiah Utama, Bener Kelipah, dan Kecamatan Mesidah. Jelas Kabag Tatapem itu.

Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengharapkan Petue Kampung dan Reje Kampung dapat bekerja sama dalam membangun kampung.

“Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan di hari yang berbahagia ini. Antara reje dan petue bagaikan dua sisi mata uang, kendati memiliki pungsi yang berbeda keduannya penting. Maka oleh karena itu, para petue dan reje dapat bersama-sama bekerja, dan bekerja sama.”harapnya.

Disisi lain, Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyampaikan kasus narkoba saat ini mencapai 70 persen, data tersebut diperoleh dari pihak kepolisian,” maka dari itu kami mengajak kita bersama-sama untuk melaukan deteksidini narkoba ini di kampung-kampung,”pinta sosok yang akrab disapa Abuya itu.

Plt Bupati Bener Meriah itu menambahkan, aparat kampung serta masyarakat dapat melaporkan bila di kampungnya ada terjadi transaksi narkoba. “Kalau dikampung bapak-bapak ada terlihat pengedar dan pihak-pihak yang ingin merusak generasi dengan narkoba, saya minta agar segera dilaporkan kepihak berwajib. Karena kita telah berkomitmen bahwa norkoba adalah musuh bersama di Kabupaten Bener Meriah.”himbau Abuya.

Terkait akan berlangsungnya Pemilu Tahun 2019, Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi meminta agar seluruh masyarakat Bener Meriah dapat menjaga suasana aman dan damai, dan tentunya kita harus mensukseskan Pemilu 2019 ini bersama-sama di Bener Meriah, tanpa ada kekacauan.

Sasmanto menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah agar para Petue dikampung masing-masing mengetahui peranannya dalam pelaksanaan Dana Desa, peranannya dalam menyusun Qanun Desa, serta peranan memonitor dan mengawasi Dana Desa. Selain itu juga para Petue agar memahami peranannya dalam mempertahankan atau membina Adat istiadat di Kampung masing-masing.

Sementara tujuan kegiatan sendiri, tidak lain dan tidak bukan untuk meningkatkan pengetahuan para Petue baik tentang pelaksanaan Dana Desa ataupun Adat istiadat. Ungkap Sasmanto.

Adapun narasumber untuk kegiatan tersebut, diantaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dari DPMK, Bappeda, Inspektorat, Majlis Adat Gayo ( MAG ), dan Bagian Hukum. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!