Petani Kopi di Delung Asli Ikuti Pelatihan Budidaya dan Pembibitan

REDELONG: Pentingnya peningkatkan Kapasitas produksi kopi bagi Kelompok Tani, masyarakat Kampung Delung Asli gelar pelatihan Budidaya Kopi dan Pembibitan Kopi di Balai Pante Jumpo setempat, pada Rabu, 14 Februari 2018.

Reje Kampung Delung Asli, Khairul Saleh menerangkan dalam sambutannya, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini menimbang untuk meningkatkan hasil produksi kopi dan penanaman kopi bagi petani masyarakat Delung.

“Saya mengakui, bahwa saat ini kita sudah ketertinggalan produksi. Seharusnya 2 sampai 3 tahun terakhir kita sudah mendapat hasil maksimal,” kata Khairul Saleh.

Khairul Saleh menekankan kepada masyarakatnya untuk meningkatkan produksi kopi yang lebih mapan lagi kedepannya. melalui pelatihan Budidaya Kopi dan Pembibitan Kopi tersebut, pihaknya dapat menghadapi dan meningkatkatnya harga kopi lokal pada tahun 2020 mendatang.

“Saya yakin, pada tahun 2020 hasil produksi kopi lokal akan meningkat hingga 100 ribu perkilonya dibandingkan dengan hari sekarang. Untuk itu, mari kita benahi hasil produksi kopi kita kedepan dengan pelatihan ini,” terangnya.

Terkait anggaran kegiatan tersebut di ambil dari anggaran APBN tahun 2017 dengan jumlah alokasi dana di anggarkan sebanyak 30 juta rupiah.

“Kenapa kegiatan ini baru terealisasi pada bulan 2 ini, setelah berkonsolidasi bersama penyuluh, karena kurang tepatnya waktu untuk dilaksanakan pada Desember tahun 2017 lalu, sehingga tidak bisa dilaksanakan,” kata Aldar S Kom, selaku ketua panitia.

Dalam kesempatan tersebut pula, Panitia pelaksana mengundang Dinas Pangan dan Pertanian Yusra SP, MP sebagai pemateri.

Sebanyak 100 orang peserta yang mengikuti pelatihan ini khususnya bagi masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai petani dan pekebun dari kampung tersebut.

Disela kegiatan tersebut, akan berlangsung juga simulasi teknik penamaman dan lainnya menyangkut peningkatan kapasitas produksi kopi.

Tampak hadir Camat Bukit, Kamaruddin BA, Kapolsek Bukit, AKP. Hartana S.Sos, Babinsa Kampung Delung, Patkul dan para tokoh Petue Kampung tersebut.(Wien Godank)