Perwakilan Masyarakat Minta Reje Kampung Delung Tue Asli Diberhentikan

REDELONG_Perwakilan Masyarakat Kampung Delung Asli Kecamatan Bukit, (18/8) mendatangi, Kabag Tata Pemerintahan Bener Meriah untuk mempertanyakan tindak lanjut dari surat yang di ajukan ke Bupati oleh perwakilan masyarakat, Nomor: 02/PTU/DA-BM/2016 Tanggal 4 Agustus 2016 yang meminta dan mendesak agar Reje Kampung Salihin diberhentikan dengan megajukan berbagai penilaian adanya dugaan penyimpangan dan pelanggaran serta Kebijakan dalam pelaksanaan, perencanaan dan pembangunan di desa yang menggunakan dana desa.

Fitra ( Tokoh Pemuda) salah seorang perwakilan dari masyarakat kepada Rakyat Aceh mengatakan, kedatangan mereka untuk mendesak pemerintah menindak lanjuti hasil surat yang sudah dilayangkan. “ Dalam lampiran surat penyampaian kami 266 orang menandatangani setuju untuk di berhentikan hanya 9 orang yang tidak menyetujui Reje Kampung di berhentikan,” kata Fitra.

Sementara itu Ismail SE Kasi Pemerintahan menyebutkan akan membentuk tim dan segera turun kelapangan untuk mengklarifikasi kebenaran surat tersebut, dalam hal ini hsil pemeriksaan Inspektorat tidak menemukan pelanggaran dalam pelaksaan anggaran desa.
.
“Kita sudah memanggil Reje Kampung dan menasehati untuk melakukan pembinaan, semoga tidak terjadi komplik yang berkepanjangan, kita akan segara turun kelapangan untuk mengecek kebenaran permasalahan yang terjadi,” ungkap Ismail.

Saat dihubungi Reje Kampung Delung Asli Salihin, mengaku sudah melaksanakan pemerintahan di desa sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, situasi yang terjadi menurutnya akibat kurangnnya pemahaman sistem pemerintahan desa dari ketentuan yang diberlakukan hal ini menyangkut dengan sumber daya manusianya.(Uri)

Komentar Anda
SHARE