Peringati HKN Ke-52 Plt Bupati Bertindak Sebagai Irup Upacara 

0
Plt Bupati Drs. Hasanuddin Darjo. MM didampingi Kadis Kesehatan Dr. Alien sedang mengecek bantuan Mobil Ambulan

REDELONG : Memperingati Hari Kesehatan Nasional ( HKN ) ke-52, Dinas Kesehatan Bener Meriah laksanakan Upacara Bendera Senin ( 14/11 ) di lapangan kantor Pemda Bener Meriah. 

Drs. Hasanuddin Darjo. MM Pelaksana tugas ( Plt )  Bupati Bener Meriah bertindak sebagai insfiktur upacara yang dilaksanakan dilapangan Sekdakab dalam rangka HKN Ke-52, sekaligus membacakan amanat Menteri Kesehatan dihadapan seluruh Kepala SKPK dan pegawai jajaran Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah yang ikut upacara. 

HKN Ke-52 dengan tema Indonesia cinta sehat, dengan sub tema masyarakat hidup sehat, Indonesia kuat. Hal tersebut dimaksudkan untuk membangkitkan kembali pesan-pesan kesehatan bahwa sehat itu harus dijaga. Kata Hasanuddin Darjo, mengutip amanat Menteri Kesehatan RI. 

Lanjutnya lagi, bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional, sehingga nantinya akan tergabung kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan untuk mencapai pada Indonesia kuat. Tutur Darjo 

Dalam rencana pembangunan jangka panjang ( 2015-2024 ) menetapkan bahwa pembangunan kesehatan menuju kearah pembangunan upaya kesehatan, dari upaya kesehatan yang bersifat kuratif bergerak kearah kesehatan freventif dan promotif. Kata Darjo 

Dia menambahkan, tantangan kesehatan saat ini, bahwa Indonesia menghadapi masalah kesehatan triple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi. Dengan meningkatnya penyakit yang menular maupun tidak menular kembali penyakit penyakit yang seharusnya sudah teratasi. 

Darjo menerangkan, Global Burden of DISEASE 2010 dan Health sector reveiw 2014, kematian yang diakibatkan oleh penyakit tidak menular strok menduduki peringkat pertama. Dengan demikian trend ini kemungkinan akan berlanjut seiring dengan perubahan perilaku hidup di masyaraka. Tentang hal ini menjadi ancaman bagi produktifitas bangsa kita. Usia produktif yang besar dan seharusnya membantu kontribusi pada pembangunan akan terancam apabila dengan kesehatan terganggu oleh penyakit menular dan perilaku hidup yang tidak sehat. Sebutnya 

” Dalam mengatasi hal ini diperlukan upaya pendekatan promotif dan preventif yang sehat efektif untuk menjawab berbagai tantangan pencegahan penyakit menular maupun tidak menular sanggat tergantung pada perilaku individu yang didukung dengan kualitas lingkungan. 

Menurut Darjo, ketersediaan sarana dan prasarana peningkatan pelayanan kesehatan menciptakan sumber daya kesehatan yang berkualitas serta dengan regulasi. 

Pada tanggal 15 November  2016 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Jokowi) akan meluncurkan gerakan masyarakat hidup sehat ( Germas ) yaitu gerakan sistematis atau terencana yang dilakukan oleh seluruh komponen bangsa dengan kemauan perilaku hidup sehat meningkatkan kualitas hidup. 

Darjo menjelaskan, tujuan Germas ini, agar masyarakat berperilaku  sehat, sehingga diharapkan berdampak pada kesehatan  yang sehat terjaga, terciptany lingkungan yang bersih, karena apabila hidup dalam kondisi yang sehat akan produktifitas masyarakat meningkatkan dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat akan berkurang. P ungkapnya. 

Drs. Hasanuddin Darjo. MM Serahkan piagam pada tenaga kesehatan teladan

Usai upacara Hasanuddin Darjo juga menyerahkan  Piagam Penghargaan kepada sejumlah tenaga Kesehatan yang berprestasi dan teladan, juga mengecek mobil ambulan jenis APV yang diterima Dinkes sebanyak lima Unit dan satu unit Ambulan  PSC Publik Sefti Center yang akan ditempatkan di Puskesmas Pante Raya. ( Gona )  

Komentar Anda
SHARE