Peringatan HPN Tahun 2018, Forum Wartawan Bener Meriah Berishkan Tugu Rimba Raya

REDELONG : Forum wartawan Bener Meriah bersama puluhan Siswa Pencinta alam (Sispala muda) SMA Negeri I Bireuen, laksanakan gotong royong membersihkan areal monumen tugu Radio Rimba Raya dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional ( HPN) tahun 2018 . Sabtu (10/2/2018).

Tugu Radio Rimba Raya (RRR), yang berada di Kampung Rimba Raya Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah . Merupakan monumen fakta sejarah dalam memperjuangkan Indonesia merdeka. Kata Swandris S Zetha wartawan senior Bener Meriah.

Katanya, pada 19 Desember 1948, Ibukota negara Republik Indonesia Yogyakarta, dikuasai Belanda dalam ageresi ke 2. Saat itu radio Republik Indonesia tidak ada lagi suara mengudara mengumandangkan Republik Indonesia merdeka keseluruhan dunia. Sehingga dengan lantang radio Belanda Hiversum menyiarkan Indonesia sudah hancur, sebagian negara mempercayai berita itu.

Namun, malam itu pada tanggal 20 Desember 1948 Radio Rimba Raya (RRR), menembus angkasa memberitakan bahwa negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila masih ada. Sebut Swandris.

Dia mememinta, fakta sejarah itu tidak boleh dilupakan. Untuk itu peringati HPN 2018 dilakukan gotong royong membersihkan Tugu Radio Rimba Raya .

Sementara itu Masuri, wartawan harian Rakyat Aceh meminta, sebuah pengakuan dari pemerintah Pusat atas sejarah perjuangan RRR yang memperjuangkan Indonesia masih ada.

” Kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran penting RRR, untuk itu agar fakta sejarah tidak dilupakan harus ada pengakuan pemerintah pusat tentang fakta sejarah itu” katanya

Sementara menurut pelatih Sispala muda SMA Negeri I Bireuen Akhyaruddin, Radio Rimba Raya adalah fakta sejarah yang tidak boleh dilupakan dalam memperjuangkan Indonesia merdeka. Katanya.

Lanjutnya, untuk itu sebagai generasi muda, kita harus terus mengenang dan mempertahankan tempat-tempat sejarah di Aceh atas kemerdekan bangsa ini. Sebutnya.

” Monumen Tugu Radio Rimba Raya, yang ada dikabupaten Bener Meriah harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Agar perjuangan mempertahankan kemerdekan negara ini yang disiarkan RRR selalu diinggat sebagai sejarah penting oleh generasi penerus ” ucapnya.

Usai gotong royong, forum wartawan Bener Meriah menyatuni 13 anak yatim dan piatu dari Kampung Rimba Raya tersebut. (Gona )

SHARE