Penyandang Disabilitas Ikuti Sosialisasi Pilkada 2017 di Bener Meriah

0

Penyandang disabilitas punya hak memberikan suara. KIP  bisa memberikan pendampingan atau  juga bisa dampingi keluarga TPS


REDELONG: Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bener Meriah akan memberikan hak kepada semua masyarakat yang sudah berusia 17  tahun memiliki hak pilih dalam Pilkada pada 15 Pebruari 2017 mendatang, termasuk para penyadang disabilitas. KIP pun siap memberikan pendamping kepada para disabilitas, pada saat proses pencobolan di TPS.

KIP Kabupaten Bener Meriah Selasa (7 /2) menggelar sosialisasi tata cara pemilihan Pilkada kepada penyandang disabilitas, di SLB negeri Pembina Bener Meriah Kecamatan Wih Pesam.

Sedikitnya 30 perwakilan disabilitas terlihat begitu antusias mengikuti sosialisasi Pilkada, yang disampaikan langsung oleh Ketua KIP Bener Meriah Mukhtaruddin, SE didampingi Anwar Hidayat Komisioner Divisi Humas Bidang Pencalonan.

Mukhtaruddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan, di mata hukum semua masyarakat sama tanpa terkecuali bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak pilihnya dalam Pilkada ini. Bagi seluruh masyarakat yang sudah berusia 17 tahun atau yang belum sampai 17 tahun tapi sudah menikah juga berhak memilih dalam Pilkada. Kata Mukhtaruddin.

” Bagi penyandang disabilitas KIP juga bisa memberikan pendampingan, dan bisa juga didampingi keluarga di TPS ” ujar Mukhtaruddin.

Sementara itu  Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia ( PPDI)  Kabupaten Bener Meriah, Ismail kepada Kabargayo mengatakan, peserta yang mengikuti sosialisasi ini merupakan perwakilan penyandang disabilitas yang terdiri dari tuna rungu, tuna netra, tuna gerhita, dan lainnya. 

” Kami berharap kepada Pemimpin daerah yang terpilih nantinya dapat lebih memperhatikan disabilitas ” pinta Ismail, ia menambahkan,  penyadang disabilitas dikabupaten Bener Meriah lebih dari seribu orang, ujarnya.

Sementara itu wakil Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri ( SLBN) Pembina Sirijeriah mengatakan, muridnya yang ikut pada sosialisasi Pilkada ini sebanyak 20 orang, dan masih banyak murid lainnya tidak ikut karena ini hanya perwakilan saja, ujarnya.

Dari pantauan Kabargayo para peserta sosialisasi mendapat pengetahuan mulai dari waktu pelaksanaan Pilkada, pasangan calon, sampai cara menggunakan hak pilih dengan benar.( Gona)

Komentar Anda
SHARE