Pengurus Wilayah HUDA Aceh Tengah Dilantik

  • Whatsapp
Pengurus PW HUDA Aceh Tengah berpose bersama usai kegiatan pelantikan (Photo/ist)

Kabargayo.com, Takengon: Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah Aceh (PW-HUDA) Aceh Tengah periode 2019-2024 resmi dilantik, di Pasantren Mi’yarul Ulum Al Aziziyah, Bintang, Aceh Tengah, Sabtu (23/1/2021)

PW HUDA Aceh Tengah tersebut langsung dilantik oleh Ketua Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh PB-HUDA yang diwakili oleh Tgk. H. Syekh Muhajir Usman SAG, LLM (Abana).

Read More

Kegiatan yang beriringan dengan Memperingati Maulid Nabi dan Haul Abon Abdul Azizi bin M. Shalih (Abon Samalanga) dihadiri lebih dari 200 tamu dan sejumlah ulama dan pimpinan Dayah Aceh Tengah. Selain itu juga turut hadir Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abu Bakar, Unsur Forkopimda Aceh Tengah dan para SKPK.

Kepengurususan PW HUDA Aceh Tengah untuk periode 2021-2024 berdasarkan hasil Muswil PW HUDA yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Tgk. Syahrika terpilih sebagai Ketua Umum sedangkan Tgk. Dr. Abdiansyah Linge, MA. sebagai Sekretaris umum dan Tgk. Malik Husen sebagai Bendahara Umum.

Wakil Ketua PB-HUDA Aceh, Tgk. H. Syekh Muhajir Usman, Sag. LLM dalam sambutannya menyampaikan, beberapa poin penting untuk HUDA Aceh Tengah yang pertama. Menggunakan Metode dakwah yang inovatif sesuai dengan tuntuan zaman saat ini. Bukan konten ilmunya, tetapi cara mentransfer ilmunya.

“Yang kedua mencari dan mengisi ruang-ruang kosong atau lapisan-lapisan masyarakat yang belum tersentuh dengan ilmu.

Tgk. Ridwan Bintang, SH sebagai Panitia menyampaikan, terima kasih kepada PB Huda Aceh yang telah bersedia melantik kepengurusan Aceh Tengah, dan juga kepada Pemerintah Aceh Tengah yang sudah bersedia hadir.

“Semoga Allah membalas semua kebaikannya dan semoga Ulama dan Umara bekerja sama membangun Aceh Tengah dalam bingkai syariat Islam,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, dalam arahanya Bupati mengucapkan selamat atas pelantikan PW Huda. Kedepan organisasi itu diminta untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Mari bersama bergandengan tangan untuk membangun Aceh tengah yang lebih baik, saling mengingatkan, karena, anyaratulama dan umara harus sejalan,” harap Bupati. (KG31)

Related posts