Pengemis Mulai Berdatangan, Ismail; “Pos Perbatasan Harus Menghalau Mereka Pulang”

  • Whatsapp
Ismail, AS Partai Aceh, anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten, Aceh Tengah, (foto-putra gayo)

Kabargayo.com, Takengon; Jelang lebaran di Aceh Tengah, hampir setiap tahunya para pengemis ramai mendatangi Kota Takengon. Kondisi hari ini membuat masyarakat Gayo cemas, apalagi saat ini masyarakat dan pemerintah tengah mengantisipasi wabah corona.

Belakangan kasus pengemis di Aceh Tengah tertangkap tengah bermain judi disalah satu penginapan dikawasan kota. Ramai pengemis datang ke Takengon karena kemurahan hati dalam memberikan sedekah, sehingga para pengemis menjadikan lahan, setiap tahunya.

Sebenarnya menurut aturan para pengemis dilarang untuk melakukan meminta-minta dan masyarakat dilarang memberi. Hal itu diungkapkan oleh Ismail anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah.

“Saya kira semua telah ada aturanya, dan harus kita jalankan dan tegakkan, untuk kebaikan bersama tentunya,” ujar anggota Partai Aceh itu.

Disampaikan Ismail politisi dari Parta Aceh, pihak sosial harus bergerak mengantisipasi gerak pengemis yang mulai tampak di Kota Takengon. “Apalagi saat ini semangat kita semua tenangah mengantisipasi masuknya wabah covid-19 secara bersama-sama,” ujar Ismail.

Ismail menekankan Pos perbatasan agar bisa menghalau pengemis yang masuk kota, dan kepada pihak dinas sosial dan Satpol PP agar bergerak cepat mengembalikan pengemis yang hari ini “berjalan” di tengah-tengah masyarakat. Lain itu, pihak Satpol PP juga harus menanyakan di beberapa lampu merah ada masyarakat kita yang meminta sumbangan.

“Untuk siapa sumbangan itu, semua harus jelas hari ini, agar daerah kita terlihat tertib, dan jauh dari hal yang tidak kita inginkan,” lanjut anggota Komisi D itu, (10/5). (putra gayo)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts