Pengamanan Pilkada‎ Disambut Dengan Serune Kalee di Banda Aceh

0

​BANDA ACEH– Alunan alat musik tradisional Aceh -Serune Kalee, menyambut iring-iringan pasukan pengamanan Pilkada Aceh 2017 yang akan berada di bawah kendali operasi (BKO) Kodim 0101/BS dan Polresta Banda Aceh di Makodim 0101/BS, Sabtu (21/1/2017).

Pasukan yang terdiri dari 160 anggota Brimob dari Polda Aceh dan 50 anggota TNI AD dari Yonif Raider 112/Dharma Jaya tersebut terlebih dahulu melakukan long march dari Balai Kota Banda Aceh menuju Makodim 0101/BS.

Di sana, mereka telah ditunggu oleh Plt Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin, Dandim 0101/BS Mahesa Fitriadi, dan Kapolresta T Saladin, Ketua KIP Munawar Syah, Ketua MAA Sanusi Husen, dan Sekdako Banda Aceh Bahagia beserta sejumlah pejabat lainnya.

Rangkaian prosesi adat pun digelar, mulai dari pemberian air kelapa kepada masing-masing komandan pasukan oleh Plt wali kota yang didampingi para tamu undangan hingga prosesi peusijuek serta doa bersama seluruh anggota TNI/Polri yang akan bertugas mengamankan pelaksanaan Pilkada di Banda Aceh tersebut.

Dalam sambutannya, Hasanuddin mengharapkan kehadiran personil BKO tersebut di Banda Aceh dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak yang akan dihelat pada 15 Februari 2017 mendatang.

Kepada seluruh personil BKO Brimob dan Raider Yonif 112 Dharma Jaya, ia menyampaikan kondisi di Banda Aceh umumnya relatif aman dan kondusif. “Alhamdulillah sejauh ini, iklim demokrasi dan politik di Kota Banda Aceh berjalan baik, dan hingga saat ini tidak ada pergesekan antar pendukung calon kepala daerah.”

Semoga suasana seperti ini dapat terus terjaga sampai dengan Pilkada selesai, terlebih lagi dengan adanya dukungan pengamanan dari TNI dan Polri, baik yang organik maupun yang BKO.” 

Ia menekankan, Pilkada di Banda Aceh harus aman dengan berpedoman pada adanya kepastian hukum. “Kita semua tidak menginginkan Pilkada di Banda Aceh diwarnai dengan keributan dan cacat hukum, yang akhirnya menimbulkan kerawanan konflik dan keamanan, serta menggangu ketertiban masyarakat,” sebutnya.

“Untuk itu, saya mengajak kepada semua pihak secara tekun dan aktif mengikuti perkembangan situasi. Jangan menganggap remeh masalah, sekecil apapun informasi sangatlah bermanfaat untuk kita kaji, pelajari dan klarifikasi sehingga dapat kita antisipasi secara dini,” sambungnya.

 Sebelum mengakhiri sambutannya, Hasanuddin menitipkan tiga pesan kepada seluruh personil BKO Brimob dan Raider Yonif 112 Dharma Jayayang akan mulai bertugas di Banda Aceh. “Pertama, menjaga kearifan lokal, tata krama, sopan santun yang disesuaikan dengan adat istiadat dan budaya di Aceh. Kedua, tidak bersikap arogan kepada masyarakat, maupun pendukung calon kepala daerah” pintanya.

 “Dan yang ketiga, harus bersikap netral danjangan memihak kepada salah satu calon. Berikan pengamanan yang terbaik dan perlakuan yang sama kepada seluruh calon maupun pendukung calon. Jangan pilih kasih!” pungkasnya.

Senada dengan Plt wali kota, Dandim 0101/BS Mahesa Fitriadi menyampaikan harapan, niat dan doa pihaknya sama dengan seluruh masyarakat yakni terwujudnya Pilkada aman dan nyaman di Banda Aceh. “Pada 15 Februari nanti, semua warga yang memiliki hak pilih akan datang berbondong-bondong ke TPS-TPS dalam suasana nyaman dan tanpa rasa takut,” ujarnya.

Kepada seluruh pasukan, mari kita perbanyak senyum, dan mengajak warga agar tidak takut ke TPS. Tetap lakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan setiap Polsek maupun Koramil. Dan terima kasih kepada Pemko Banda Aceh yang telah memfasilitasi acara ini, semoga mendapat ridha dari Allah, dan kita semua selalu dalam lindungan-Nya.”

Acara kemudian diakhiri dengan teriakan yel-yel ala pasukan Yonif Raider, Brimob, dan Polwan yang diikuti oleh seluruh peserta acara dengan penuh semangat tak terkecuali para tamu undangan. (REL)

Komentar Anda
SHARE