Penemuan Mayat Lansia di Drainase Gajah Putih Ini Kata Kapolres

REDELONG : Masyarakat Kabupaten Bener Meriah khususnya masyarakat Kecamatan Gajah Putih digegerkan dengan penumpang sosok mayat perempuan di dalam drainase ( Parit), pagi tadi tepatnya di Kampung Persiapan Sentosa Kecamatan Gajah Putih. Kamis 16 November 2017.
Saat dikonfirmasi Camat Gajah Putih, Ilham Abadi mengatakan, tadi pagi masyarakat menemukan sosok mayat perempuan dengan luka dibagikan kepala didalam dreinase, untuk saat ini mayat tersebut telah dievakuasi ke Puskesmas Ronga-ronga guna untuk dilakukan outopsi. Ujarnya.

Ilham menambahkan, setelah terindentifikasi ketahui mayat tersebut bernama Nur Latifah ( 80) warga Kampung persiapan sentosa dan saat ditemukan tidak ada barang berharga ( perhiasan) yang dikenakan. Diduga nenek tersebut terpeleset dan jatuh kedalam drenase karena tadi pagi listrik didaerah tersebut padam. Jelas Ilham Abdi.

Sementara itu Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli saat dikonfirmasi via HP menyampaikan, Kronologis penemuan mayat.
Pada pukul 07.00 Wib salah seorang warga Kampung Persiapan Sentosa Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah bernama Khairul Anwar (50) keluar dari dalam rumah untuk menjemur kopi dihalaman depan rumahnya, ketika keluar ia terkejut melihat Jenazah perempuan dalam keadaan baju tersingkap keatas sehingga tubuh korban dalam keadaan telanjang dan kain menutupi wajah korban di dalam Drainase.

Melihat hal tersebut, warga langsung memanggil warga sekitar dan menghubungi kepala kampung untuk memberitahu penemuan mayat tersebut. Kemudian kepala kampung Sentosa Darmawan (32) menghubungi Kanit IK Polsek Timang Gajah.

Setelah mendapat informasi Kanit Ik beserta Waka polsek dan anggota langsung Menuju Ke TKP. Paparnya.

” Setibanya di TKP korban sudah dievakuasi dari dalam Drainase oleh warga sekitar dan Bhabinkamtibmas”.

Lebih lanjut Kapolres Bener Meriah itu menyampaikan, berdasarkan keterangan tetangga korban Azizah (55) bahwa korban pulang dari rumahnya, sekira pukul 23:00 Wib dan diduga korban terjatuh dari jembatan depan rumahnya kedalam Drainase hingga terbawa arus sejauh 350 meter ke bawah dengan posisi telentang.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban, didapati luka robek pada bagian dahi sebelah kanan serta luka robek bagian belakang sebelah kiri dan memar pada siku sebelah kanan, juga memar dibagian lutut sebelah kiri. Jelas Fahmi Irwan Ramli.

Katanya lagi, Untuk saat ini korban telah di evakuasi ke puskesmas Ronga-ronga guna dilakukan visum. Tutup Kapolres Bener Meriah itu. (Gona )

Komentar Anda
SHARE