Pendidikan di Bener Meriah Akan Bercontoh ke Yogyakarta.

REDELONG : Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bener Meriah, sesuai dengan Visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah Ahmadi-Sarkawi “mewujudkan Pendidikan Berkuakitas dan berdaya saing” . Dinas pendidikan Kabupaten Bener Meriah jalin Kerjasama dengan Dinas Pendidikan Yogyakarta. Hal tersebut disampaikan Drs. Rayendra pada Kabargayo. Com  Senin ( 11/12/2017) diruang kerjanya.

Menurut Rayendra, Dinas Pendidikan Provinsi Yogyakarta adalah merupakan peringkat pertama Nasional terkait mutu pendidikan di Indonesia, dan Kota Yogyakarta merupakan pendidikan terbaik se-Provinsi Yogyakarta. Untuk itu Dinas Pendidikan Bener Meriah akan bercontoh pada Dinas Pendidikan kota Yogyakarta guna meningkatkan mutu pendidikan didaerah ini. Kata Rayendra.

Rayendra menambahkan, diharapkan dengan kerjasama antara Dinas pendidikan Bener Meriah dengan Dinas pendidikan Kota Yogyakarta kedepanya dapat menjadi Kota Kembar dibidang pendidikan, “apa yang dilaksanakan Dinas pendidikan Yogyakarta akan kita sesuaikan Dibener Meriah ini”. Ungkapnya

Selah satu kerjasama yang telah direalisasikan saat ini, lanjut Rayendra, pelaksanaan ujian semester yang sedang berlangsung hari ini. Dimana kita mengambil soal yang sudah di uji di Yogyakarta . Paparnya.

Rayendra menambahkan, untuk program tahun 2018 yang menyakut peningkatan mutu pendidikan, banyak kegiatan akan kita laksanakan di Yogyakarta. Seperti Guru magang untuk tahun 2018 akan kita kirim 30 guru dalam 5 gelombang setiap gelombang kita kirim 6 orang guru yang akan magang disana. Sebutnya.

Disana guru magang tersebut, akan mengajar selama 20 hari disekolah-sekolah yang telah ditentukan Dinas Pendidikan Yogyakarta . Kita berharap dengan apa yang telah mereka lihat dan alami disana nantinya dapat di kembangkan di daerah ini. Tutur Rayendra.

Selain itu Kata Rayendra, diskusi yang dilaksanakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP) disini untuk tahun 2018, kita akan mendatangkan narasumber dari Yogyakarta, karena selama ini diskusi MGMP itu hanya dilakukan mereka saja. Begitu juga untuk program peningkatan mutu guru Taman Kanak-Kanak ( TK), kedepanya 50 persen di Yogyakarta dan 50 di Provinsi Aceh. Agar dapat terwujud pendidikan berkualitas dan berdaya saing. Tegas Rayendra. (Gona)

SHARE