Pemkab Bener Meriah Diskusi Bersama Bapenas RI

REDELONG: Pemerintah Kabupaten Daerah Bener Meriah gelar diskusi peluang pendampingan perencanaan dan pengganggaran kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana berbasis Hak terintegrasi bersama BAPENAS RI, Senin (2-9-2019) di Opsroom Sekretariat daerah setempat.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Sekretaris Daerah Khairun Aksa, SE,.MM menyampaikan, Bupati melalui Dinas Kesehatan melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang dilakukan oleh satuan kerja perangkat daerah dan unit satuan kerja perangkat daerah, swasta dan mandiri. “Sudah ada Peraturan Bupati (Perbup) khusus yang dibuat pemerintah, namun diperlukan evaluasi agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan maksimal.”ucap Khairun.

Dia menambahkan, berbagai masukan dari seluruh stakeholder tentunya akan bermanfaat guna menyempurnakan peraturan bupati yang kita evaluasi sekarang. Semua usulan dan rekomandasi bagi Perbup Kesehatan Ibu Anak dan Gizi di Kabupaten Bener Meriah sangat diperlukan sebagai upaya peningkatan kualitas, fasilitas dan layanan kesehatan serta alokasi anggaran yang memadai bagi kesehatan pada ibu dan anak serta kesehatan reproduksi perempuan.

PelaksanaTugas Sekda Bener Meriah itu meminta, melalui diskusi tersebut, semua stakeholder harus melaksanakan gerakan-gerakan yang sinergi dalam upaya penyelamatan ibu dan anak serta perbaikan gizi di Kabupaten Bener Meriah. diantaranya dibutuhkan peran dari masyarakat, PKK, dan kader yang aktif dalam pendataan sasaran, “dalam hal ini, PKK memiliki peran yang besar sebagai ujung tombak di masyarakat, karena berhubungan langsung dengan masyarakat dalam berbagai program termasuk untuk ibu dan bayi.”ujarnya.

Selainitu kata Khairun Aksa, melalui kegiatan itu juga diharapkan dapat lebih memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi serta mengevaluasi program kesehatan ibu dan anak yang menjadi program prioritas. Selain itu juga mewujudkan salah satu tujuan Kabupaten Bener Meriah yaitu sebagai kota sehat. Diahir sambutannya PLt Sekda Bener Meriah mengharapkan, semoga dengan diskusi tersebut dapat tercapai peningkatan akses pelayanan kesehatan ibu anak dan gizi sehingga bisa mempercepat penurunan angka kesakitan dan kematian ibu, bayi baru lahir, dan anak balita, juga mendorong terjadinya perubahan perilaku seluruh masyarakat dan pemberi pelayanan kesehatan khususnya untuk ibu dan anak.

“Semoga kita bisa menguatkan koordinasi dan menyamakan persepsi demi menaikkan angka kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Bener Meriah. Kami ingin melalui diskusi ini, kita ingin agar ibu, bayi yang baru lahir, serta anak balita seluruhnya secara administratif memiliki identitas warga di Kabupaten Bener Meriah.”Demikian Plt. Sekda Bener Meriah Khairun Aksa, SE,.MM.

Sebelumnya, Lisa selaku Direktur Keluarga Perempuan Anak Pemuda dan Olah Raga Bapenas Republik Indonesia menyampaikan, terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang serius dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.(REl)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!
Sponsored content