Aceh Tengah Pangkas 30 Persen SPPD Dinas Tangani Corona

  • Whatsapp
Rapat Terbatas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karimansyah diruang Off-room setempat (Photo/Karmiadi)

Kabargayo.com, Takengon; Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berkomitmen secara bersama untuk serius menangani wabah virus Corona di Kabupaten berhawa sejuk itu, termasuk memangkas sebesar 30 persen dari anggaran perjalanan dinas.

“Setelah kami menggelar rapat terbatas hari ini, kami sepakat memangkas pejalanan dinas sebesar 30 persen dari semua dinas yang ada di Aceh Tengah dialihkan ke dana tanggap darurat (dana tak terduga-red) untuk menangani Covid-19,” kata Sekretaris Daerah Karimansyah, Sabtu (28/03/2020) diruang kerjanya.

Read More

Pemangkasan yang dilakukan itu sebagai upaya keseriusan Pemkab Aceh Tengah untuk menanggapi penanggulan wabah virus Corona yang kian meresahkan masyarakat. Bahkan pihaknya kini telah memangkas semua kegiatan-kegiatan seperti sosialisasi, pertemuan-pertemuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK).

“Anggaran tersebut dialihkan ke anggaran tanggap darurat penanganan virus Corona, ini selain dari anggaran Rp.3,6 Miliar yang telah disiapkan sebelumnya,” terang Sekda Karimansyah.

Saat ini juga kata Sekda, pihaknya sedang melihat dokumen anggaran APBK Aceh Tengah. jika ada kegiatan yang dianggap tidak terlalu penting akan dipangkas untuk penanganan Corona.

“Akan kita plot untuk cadangan, anggaran ini untuk dana tak terduga, ini sedang dilihat dokumen anggaranya” jelas Karimansyah.

Lebih lanjut kata dia, Kabupaten Aceh Tengah siap jika sewaktu waktu Kabupaten iitu menjadi zona darurat (Lock Down). Dalam kondisi itu Pemerintah wajib melayani kebutuhan rakyat dan upaya itu telah dipikirkan secara matang oleh pemerintah setempat.

“Aceh Tengah siap dalam kondisi terburuk, pemerintah wajib menyediakan kebutuhan rakyatnya, apabila kebijakan Provinsi menutup, pemerintah wajib menyediakan sembako untuk warganya. Khusus untuk Aceh Tengah merujuk ke data yang ada di Dinsos sebanyak 14 ribu lebih tercatat keluarga rentan yang harus dilindungi pemerintah,” tutup Sekda Karimansyah.(KAR)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts