Pemekaran Kampung Blang Kolak 1 Menuai Masalah

0

TAKENGON-Reje Kampung Blang Kolak 1, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah nyatakan penolakannya terhadap pemekaran Kampung Blang Kolak 1, melalui Peraturan Bupati (Perbub)nya. Kampung Blang Kolak 1 dimekarkan menjadi dua desa Blang Kolak Satu dan Blang Kolak Asli.

Reje Kampung  Blang Kolak 1, Ary Darma didampingi aparatur desa kepada awak media dalam konferensi pers di kantor desa. Minggu (21/8/2019). Mengatakan alasan penolakan itu karena kampung pemekaran meminta wilayah lebih besar daripada kampung induk, dan menilai pemekaran tersebut tidak sesuai peraturan.

Bukan itu saja, ia juga menyesalkan salah seorang anggota dewan mengancam Imam kampung Blang Kolak 1, dengan kata-kata “menghabisi”, ” Kami tidak bisa terima”ujarnya lagi.

Ia juga menambahkan 118 KK di dusun blang Mersah, 43 KK, Dusun Temil, dan 8 KK di dusun Jaya 8 KK di desa Pemekaran,(Blang Kolak Asli-red) menolak pemekaran dan minta kembali ke Kampung Induk” Kami mempunyai bukti untuk hal itu”ungkapnya.

Untuk tapal batas wilayah pemekaran juga tidak jelas karena tidak adanya berkas usulan pemekaran dan hanya klaim sepihak.”Selama ini tidak pernah ada dilakukan pertemuan atau rapat besar terhadap usulan pemekaran, untuk berkas-berkas pengusulan pemekaran juga telah kami cari namun tidak kami ketemukan”ujarnya.

Ali Darma yang didampingi oleh Iman Kampung dan anggota RGM serta aparatur desa Blang Kolak 1 mengaku kecewa terhadap pemekaran desa yang dilakukan atas inisiatif dewan, dan mengancam jika tidak tindak lanjut penyelesaian terkait permasahan ini , aparatur desa akan mengembalikan SK mereka kepada pihak kecamatan.

Sementara Abdul Azis S.Pdi Imam Kampung Blang Kolak 1 mengatakan, pengancaman terhadap dirinya tersebut dilontarkan oknum dewan berinisial M saat akan dilakukan penetapan batas batas kampung dalam sebuah rapat”Saya merasa di ancam dengan kata-kata seperti itu”katanya.

“Kami merasa tersinggung atas pengancaman terhadap Imam Kampung kami, yang merupakan Ulama kami, tidak sepantasnya anggota dewan yang terhormat melontarkan kata-kata seperti itu” ungkap Subharin, anggota RGM Kampung Blang Kolak Satu.(Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE