Pembukaan LSN Di Bener Meriah, Diwarnai Aksi Pengalangan Dana Untuk Muslim Rohingya

REDELONG :Sebagai bentuk solidaritas terhadap muslim Rohingya di Myanmar, pantia penyelengara Liga Santri Nusantara ( LSN ) regional Sumatera II dalam pembukaan liga santri itu laksanakan aksi penggalang dana untuk membantu muslim Rohingya yang sedang berduka, Selasa 12 September 2017 di lapangan Bataliyon 114 Satria Musara.

Ketua Koordinator Regional ( Koreg ) Sumatera II, Tgk. Sarkawi mengatakan, pada saat ini saudara kita muslim Rohingya di Myanmar sedang tertimpa musibah untuk itu guna meringankan sedikit beban mereka, mari kita ulurkan bantuan seikhlasnya kepada mereka dengan memberikan sumbangan dana yang akan kita kumpulkan dilapangan ini.

Dari hasil penggalangan dana yang dilaksanakan panitia LSN itu, sedikinya panita menggumpulkan sumbangan sebanyak 7.000.000 ( Tujuh juta rupiah ).

Terkait dengan LSN menurut Tgk, Sarkawi, liga santri itu lahir dari diskusi yang dilaksanakan PBNU pada saat itu, karena yang dapat memperekat ikatan tali silaturahmi hanya bisa dilakukan dengan dua hal yakni melalui Pasantren, dan olah raga. Dimana olah raga sepak bola adalah merupakan olah raga yang paling digemarai masyarakat, bukan hanya bagi kalangan umum namun kalangan santri juga sangat mengemarinya. Papar Tgk. Sarkawi.

Sementara itu dalam sambutanya Panitia Nasional ( Penas ) liga santri Hamzah Shala menggatakan, kendati pun LSN ini baru kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Bener Meriah, namun sudah bisa mengikut sertakan 11 Kabupaten yang tergabung pada regional Sumatera II. Dia menilai LSN itu dapat dilaksanakan di daerah manapun kedepannya.

Lanjutnya lagi, dengan LSN ini para santri mampu menjadi bagian pelaksanaan kegitan nasional. Untuk kitu kami berharap pada dalam pelaksanaan LSN akan lahir atlit yang bertaraf nasional yang dapat bergabung kedalam sekuat garuda muda.

Hamzah Shala menuturkan, salah satu alumni LSN Muhammad Rafai dari Banten telah menunjukan ketangkasanya bermain kulit bundar sehingga dia ikut memperkuat timnas garuda, oleh sebab itu tidak menutup kemungkinan dari club-club yang bertanding pada LSN ini juga mampu mengikuti jejaknya untuk bermain di level nasional. Ujarnya.

Sementara itu Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE dalam pembukaan tersebut mengatakan, sepak bola adalah merupakan olah raga yang paling bergengsi yang mampu menyedot animo masyarakat untuk menyaksikanya, untuk itu semua pemain harus menunjukan fair play dalam setiap pertandingan.

‌Kepada panitia Ahmadi meminta, nantinya selain yang diberikan kepada kepada masing-masing Juara, panitia juga harus memberikan hadiah kepada top skor, pemain terbaik, dan kipper terbaik. Karena menurutnya liga santri ini juga harus disetarakan dengan liga-liga lainnya. Pintanya.( Gona )